Tetap Bersyukur Setelah Kecurian, Peternakan Murai Batu di Bogor Kini Berkembang Lebih Besar
Mahmuda attar hussein
Senin, 30 Agustus 2021 - 21:00 WIB
Ilustrasi bisnis burung murai. Foto: Langit7/Istock
Burung murai batu menjadi primadona di kalangan kicau mania. Burung dengan ciri khas ekor panjang ini, selain memiliki suara kicaunya yang merdu, juga memiliki keunikan gaya tersendiri ketika mengeluarkan kicauannya.
Keunggulan yang tidak dimiliki oleh burung kicau lainnya ini, menjadikan murai batu dianggap sebagai burung kicau terbaik nomor wahid di kalangan pecinta burung kicau. Saking banyaknya permintaan dari kalangan pehobi untuk burung ini, murai batu hingga kini memiliki harga yang relatif stabil di pasaran.
Baca juga:Berawal dari Hobi, Muslim Yogyakarta Ini Punya Kolam Budi Daya Koi 1 Hektar
Memiliki peluang yang cukup baik di pasaran, muslim asal Bogor, Asep Zulkarnaen, mulai terjun dalam usaha peternakan murai batu. Bukan murai batu sembarangan, indukan di peternakannya Tubagus Bird Farm (TBBF) ini dikhususkan untuk lomba yang bisa disebut memiliki kualitas baik dari segi performa.
“Sebagian besar indukan kita juga sudah mulai produksi. Kita beternak karena memang punya kecintaan terhadap murai batu. Padahal tadinya saya sempat sesumbar tidak mau pelihara burung karena pada saat itu belum menemukan sesuatu yang lebih,” ujarnya dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
Muslim berambut panjang ini mengaku, mulai merintis usaha peternakannya sejak 2015, yang saat itu dimulai dengan sepasang indukan. Beternak sambil belajar memahami seluk-beluk bidang yang digelutinya, akhirnya lambat laun peternakan murai batunya mulai berkembang dan pada 2019 indukannya bertambah hingga 15 pasang.
Namun ketika itu pula, Asep dirundung sebuah masalah, sekita 10 pasang murai batu beserta anakannya hilang dicuri. Sempat down dan hampir tidak melanjutkan usahanya, Asep akhirnya termotivasi setelah berdiskusi dengan kakaknya.
Keunggulan yang tidak dimiliki oleh burung kicau lainnya ini, menjadikan murai batu dianggap sebagai burung kicau terbaik nomor wahid di kalangan pecinta burung kicau. Saking banyaknya permintaan dari kalangan pehobi untuk burung ini, murai batu hingga kini memiliki harga yang relatif stabil di pasaran.
Baca juga:Berawal dari Hobi, Muslim Yogyakarta Ini Punya Kolam Budi Daya Koi 1 Hektar
Memiliki peluang yang cukup baik di pasaran, muslim asal Bogor, Asep Zulkarnaen, mulai terjun dalam usaha peternakan murai batu. Bukan murai batu sembarangan, indukan di peternakannya Tubagus Bird Farm (TBBF) ini dikhususkan untuk lomba yang bisa disebut memiliki kualitas baik dari segi performa.
“Sebagian besar indukan kita juga sudah mulai produksi. Kita beternak karena memang punya kecintaan terhadap murai batu. Padahal tadinya saya sempat sesumbar tidak mau pelihara burung karena pada saat itu belum menemukan sesuatu yang lebih,” ujarnya dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
Muslim berambut panjang ini mengaku, mulai merintis usaha peternakannya sejak 2015, yang saat itu dimulai dengan sepasang indukan. Beternak sambil belajar memahami seluk-beluk bidang yang digelutinya, akhirnya lambat laun peternakan murai batunya mulai berkembang dan pada 2019 indukannya bertambah hingga 15 pasang.
Namun ketika itu pula, Asep dirundung sebuah masalah, sekita 10 pasang murai batu beserta anakannya hilang dicuri. Sempat down dan hampir tidak melanjutkan usahanya, Asep akhirnya termotivasi setelah berdiskusi dengan kakaknya.