Intip Jendela High Tech, Klik Tombol Ubah Bening ke Buram
Dwitisya Rizky Desindatika
Jum'at, 09 Juli 2021 - 10:07 WIB
Kaca pintar menggunakan teknologi PDLC yang mengontrol perubahan dari transparan ke buram atau sebaliknya dengan otomatis. Foto Polytronix Glass
Beberapa waktu lalu video Instagram yang diunggah selebritas Fitri Tropica mendapat banyak perhatian netizen karena jendela di salah satu sudut rumahnya. Video tersebut memperlihatkan jendela besar yang terpasang mulai dari lantai satu hingga lantai dua dan tidak bertirai.
Netizen dibuat penasaran dengan suasana rumah pada malam hari. Mereka menduga akan terlihat menyeramkan karena tidak tertutup tirai, apalagi ukuran jendela yang cukup besar dan transparan.
Tak perlu cemas, jendela itu tak selamanya transparan karena bisa diubah menjadi tak tembus pandang dengan desain ‘high tech’. Cukup memencet tombol on-off pada konsol kendali jarak jauh, kaca jendela berubah dari transparan menjadi buram dalam hitungan detik.
Rahasia kecanggihannya terletak pada kaca film yang terpasang di jendelanya. Teknologi tersebut bernama switchable glass atau smart glass.
Jadi teknologinya terletak di kaca filmnya. BIla dialiri listrik, ion-ion menjadi renggang, dan kaca pun bening. Jika aliran listrik mati, ion merapat dan kaca jadi buram. Nah fungsi pengendali jarak jauh ini cuma memberi aliran listrik kecil yang aman buat manusia tapi berefek ke kaca film.
Melansir Teknoiot.com, smart glass dibuat dengan menggunakan teknologi PDLC inovatif (Polymer Dispersing Liquid Crystal). Keburaman jendela dikontrol dengan melewatkan arus listrik melalui material. Kaca mempertahankan tingkat keburaman yang telah ditetapkan tanpa memerlukan pasokan listrik yang konstan.
Smart glass banyak digunakan di rumah tinggal, ruang kantor, ruang konferensi, hingga pada kaca mobil. Kaca pintar ini digunakan sebagai pengganti tirai atau interior partisi ruang.
Netizen dibuat penasaran dengan suasana rumah pada malam hari. Mereka menduga akan terlihat menyeramkan karena tidak tertutup tirai, apalagi ukuran jendela yang cukup besar dan transparan.
Tak perlu cemas, jendela itu tak selamanya transparan karena bisa diubah menjadi tak tembus pandang dengan desain ‘high tech’. Cukup memencet tombol on-off pada konsol kendali jarak jauh, kaca jendela berubah dari transparan menjadi buram dalam hitungan detik.
Rahasia kecanggihannya terletak pada kaca film yang terpasang di jendelanya. Teknologi tersebut bernama switchable glass atau smart glass.
Jadi teknologinya terletak di kaca filmnya. BIla dialiri listrik, ion-ion menjadi renggang, dan kaca pun bening. Jika aliran listrik mati, ion merapat dan kaca jadi buram. Nah fungsi pengendali jarak jauh ini cuma memberi aliran listrik kecil yang aman buat manusia tapi berefek ke kaca film.
Melansir Teknoiot.com, smart glass dibuat dengan menggunakan teknologi PDLC inovatif (Polymer Dispersing Liquid Crystal). Keburaman jendela dikontrol dengan melewatkan arus listrik melalui material. Kaca mempertahankan tingkat keburaman yang telah ditetapkan tanpa memerlukan pasokan listrik yang konstan.
Smart glass banyak digunakan di rumah tinggal, ruang kantor, ruang konferensi, hingga pada kaca mobil. Kaca pintar ini digunakan sebagai pengganti tirai atau interior partisi ruang.