Pedagang Ini Terharu Usai Terima Gerobak Angkringan
Tim langit 7
Senin, 16 Oktober 2023 - 21:00 WIB
Pedagang makanan, Muryani nampak berbahagia menerima bantuan gerobak jualan dari LMI.
Muryani beserta keluarganya kini dapat tersenyum bahagia setelah menerima rombong angkringan. Gerobak yang digunakan untuk berjualan angkringan tersebut merupakan dukungan LMI kepada Muryani dan keluarga. Tahun ini LMI telah memberikan puluhan bantuan kepada penerima manfaat, salah satunya adalah Muryani.
Sebagai keluarga yang bertaraf ekonomi bawah, Muryani mengaku bermimpi untuk mempunyai usaha dalam rangka untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka. Baginya, impian tersebut bagaikan pungguk merindukan bulan. Hal tersebut karena suaminya hanya Pak Ogah yang menggantungkan rezeki dari belas kasihan para pengendara di jalanan.
“Setiap hari suami saya bekerja mengatur lalu lalang kendaraan agar tidak terjadi kemacetan serta lalu lintas antarmotor, mobil pickup, dan truk yang ingin segera lewat lebih dulu di Perempatan Sawotratap, simpang kereta api, Sidoarjo,” ungkap Muryani saat ditemui di kediamannya di Jalan Hayam Wuruk RT 03 RW 07, Sidoarjo (9/10/2023).
Baca juga:Lestarikan Lingkungan, LMI Latih Masyarakat Magetan Batik Ecoprint
Anak laki-laki dan menantu laki-laki Muryani pun tidak jauh nasibnya seperti suaminya, menjadi pengamen dari rumah ke rumah. Sementara Muryani juga ibu rumah tangga yang hanya menunggu uluran tangan suami, anak, dan menantunya.
Hal tersebut yang selalu membuat surut langkah Muryani untuk mewujudkan impian usahanya. Kesulitan mendapatkan modal dirasakan Muryani karena ia tidak memiliki apapun sebagai bahan jaminan atau digadaikan.
Lewat surat cinta penerima manfaat, kabar tentang Muryani terdengar sampai LMI. Segera LMI memberikan perhatian dan dukungan berupa bantuan gerobak angkringan kepada Muryani.
Sebagai keluarga yang bertaraf ekonomi bawah, Muryani mengaku bermimpi untuk mempunyai usaha dalam rangka untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka. Baginya, impian tersebut bagaikan pungguk merindukan bulan. Hal tersebut karena suaminya hanya Pak Ogah yang menggantungkan rezeki dari belas kasihan para pengendara di jalanan.
“Setiap hari suami saya bekerja mengatur lalu lalang kendaraan agar tidak terjadi kemacetan serta lalu lintas antarmotor, mobil pickup, dan truk yang ingin segera lewat lebih dulu di Perempatan Sawotratap, simpang kereta api, Sidoarjo,” ungkap Muryani saat ditemui di kediamannya di Jalan Hayam Wuruk RT 03 RW 07, Sidoarjo (9/10/2023).
Baca juga:Lestarikan Lingkungan, LMI Latih Masyarakat Magetan Batik Ecoprint
Anak laki-laki dan menantu laki-laki Muryani pun tidak jauh nasibnya seperti suaminya, menjadi pengamen dari rumah ke rumah. Sementara Muryani juga ibu rumah tangga yang hanya menunggu uluran tangan suami, anak, dan menantunya.
Hal tersebut yang selalu membuat surut langkah Muryani untuk mewujudkan impian usahanya. Kesulitan mendapatkan modal dirasakan Muryani karena ia tidak memiliki apapun sebagai bahan jaminan atau digadaikan.
Lewat surat cinta penerima manfaat, kabar tentang Muryani terdengar sampai LMI. Segera LMI memberikan perhatian dan dukungan berupa bantuan gerobak angkringan kepada Muryani.