Hari Pertama Pelaksanaan PTM, Puluhan Pelajar Terlibat Tawuran
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 31 Agustus 2021 - 22:18 WIB
Ilustrasi tawuran pelajar di Magelang. Foto: Istimewa
Puluhan pelajar di DKI Jakarta terlibat tawuran dengan siswa asal Tangerang, Banten. Hal itu terjadi saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di hari pertama, Senin (30/8/2021).
Pihak kepolisian langsung turun tangan mengatasi tawuran yang terjadi di Jalan M Yamin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tersebut. Sebanyak 34 pelajar yang diketahui berasal dari SMKN 1 Jakarta (Budi Utomo) itu berhasil diamankan.
Baca Juga:1.000 Siswa Makassar Divaksin Tiap Hari, Namun PTM Belum Diterapkan
"Dari hasil interogasi, mereka sebelumnya mengikuti kegiatan sekolah tatap muka dan pulang jam 11.00 WIB. Namun, belum sempat terlibat baku hantam," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, dalam keterangannya pada Selasa (31/8/2021).
Berdasarkan hasil penggeledahan, KomPol De Fatima menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan delapan buah senjata tajam berjenis celurit. Sajam tersebut masing-masing dibawa oleh pelajar dari Jakarta dan Tangerang.
Baca Juga:Pembentukan Satgas Covid-19 di Sekolah Mencegah Terjadinya Klaster Baru
Akibat perbuatan yang dilakukan para pelajar tersebut, pihak berwajib menahan lima pelajar yang diduga menjadi aktor di balik tawuran.
Pihak kepolisian langsung turun tangan mengatasi tawuran yang terjadi di Jalan M Yamin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tersebut. Sebanyak 34 pelajar yang diketahui berasal dari SMKN 1 Jakarta (Budi Utomo) itu berhasil diamankan.
Baca Juga:1.000 Siswa Makassar Divaksin Tiap Hari, Namun PTM Belum Diterapkan
"Dari hasil interogasi, mereka sebelumnya mengikuti kegiatan sekolah tatap muka dan pulang jam 11.00 WIB. Namun, belum sempat terlibat baku hantam," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, dalam keterangannya pada Selasa (31/8/2021).
Berdasarkan hasil penggeledahan, KomPol De Fatima menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan delapan buah senjata tajam berjenis celurit. Sajam tersebut masing-masing dibawa oleh pelajar dari Jakarta dan Tangerang.
Baca Juga:Pembentukan Satgas Covid-19 di Sekolah Mencegah Terjadinya Klaster Baru
Akibat perbuatan yang dilakukan para pelajar tersebut, pihak berwajib menahan lima pelajar yang diduga menjadi aktor di balik tawuran.