home global news

Adil Itu Berat, Tapi Itulah Nilai yang Kita Banggakan

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 08:33 WIB
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
Hari-hari ini, sejak masuknya pasukan Palestina ke tanah pendudukan Israel membunuh beberapa tentara dan menangkap beberapa rakyat sipil Israel lainnya, dunia pada berteriak. Serangan ini oleh Israel dilabeli sebagai “the Israeli 9/11”, bahkan lebih sadis.

Peristiwa Sabtu, 7 Oktober itupun menjadi pembenaran bagi Israel untuk melakukan pembantaian kepada rakyat sipil Palestina. Hingga kini sudah lebih 6000 yang meninggal, hampir 2000 di antaranya adalah anak-anak. Pemboman dan pembantaian seolah menjadi tontonan harian, menjadikan sebagian bosan untuk mengomentari lebih jauh.

Sebagai aktifis Dialog antar agama di kota New York, termasuk dengan komunitas Yahudi, sejak itu pula banyak mendapat telpon dan pertanyaan. Atau tepatnya permintaan untuk memberikan dukungan dan mengutuk pembunuhan rakyat sipil Israel.

Sebagai seorang Muslim dan cukup aktif dalam berbagai kegiatan publik di kota New York, tentu banyak yang mengenal. Apalagi dalam hubungan antar komunitas agama. Memang sejak peristiwa 9/11 di tahun 2001 saya telah aktif dan dikenal oleh banyak kalangan. Wajar saja di setiap terjadi peristiwa seperti saat ini banyak yang mencoba berkomunikasi.

Baca juga:Pemboman Gereja Gaza dan Eksposur Kebohongan

Bagi saya hal ini positif saja. Menunjukkan adanya trust kepada kita. Mereka mulai merasakan urgensi eksistensi kita di kota New York dan Amerika. Mungkin ini jalan untuk membuktikan bahwa kita bisa memainkan peranan untuk jalan kebaikan ke depan.

Kali ini saya ingin menyampaikan salah satu percakapan yang terjadi antara saya dan seorang tokoh Yahudi New York beberapa hari yang lalu. Tokoh Yahudi ini dikenal sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Amerika. Beliau pernah dekat dengan Gus Dur dan beliau juga pernah memberikan penghargaan kepada Presiden SBY ketika itu. Beliau adalah Rabbi atau pemimpin Yahudi pertama yang menerima Pemimpin Katolik dunia, Paus Benedict, berkunjung ke tempatnya saat itu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
imam shamsi ali adil nilai agama
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya