BNPB Catat 95 Bangunan Rusak Akibat Gempa M6,6 di NTT
Tim langit 7
Jum'at, 03 November 2023 - 05:55 WIB
Sebanyak 95 bangunan rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,6 di Nusa Tenggara Timur pada Kamis (2/11) dini hari. Foto/BNPB
Gempa bumi magnitudo (M) 6,6 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (2/11) dini hari mengakibatkan sebanyak 95 bangunan rusak.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data kekuatan gempa yang sebelumnya M 6.6 dengan kedalaman 10 KM, menjadi M6.3 dengan kedalaman 25 KM.
Lebih lanjut, data Pusdalops BNPB yang dikeluarkan pada pukul 21.40 WIB, bangunan rusak yang tercatat berada di Kabupaten Kupang dengan rincian 40 unit rumah warga, 8 unit fasilitas umum, 19 unit gedung pemerintahan dan 1 unit asrama panti asuhan.
Kemudian di wilayah Kota Kupang terdiri atas 20 unit rumah warga, 4 unit gedung perkantoran, 1 unit toko swalayan dan 1 unit hotel.
"Selanjutnya 1 sarana pendidikan alami kerusakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampai saat ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa maupun mengungsi akibat gempa tersebut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023).
Baca juga:Gempa M6,6 di NTT Sebabkan Rumah Rusak, Warga Panik
Sejak gempa terjadi pagi hari hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan tim gabungan yang ada di lokasi terdampak masih terus melakukan upaya penanganan. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Kupang dan BPBD Kab. Kupang sedang melakukan kaji cepat dampak bencana gempa bumi pada lokasi - lokasi terdampak.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data kekuatan gempa yang sebelumnya M 6.6 dengan kedalaman 10 KM, menjadi M6.3 dengan kedalaman 25 KM.
Lebih lanjut, data Pusdalops BNPB yang dikeluarkan pada pukul 21.40 WIB, bangunan rusak yang tercatat berada di Kabupaten Kupang dengan rincian 40 unit rumah warga, 8 unit fasilitas umum, 19 unit gedung pemerintahan dan 1 unit asrama panti asuhan.
Kemudian di wilayah Kota Kupang terdiri atas 20 unit rumah warga, 4 unit gedung perkantoran, 1 unit toko swalayan dan 1 unit hotel.
"Selanjutnya 1 sarana pendidikan alami kerusakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampai saat ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa maupun mengungsi akibat gempa tersebut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023).
Baca juga:Gempa M6,6 di NTT Sebabkan Rumah Rusak, Warga Panik
Sejak gempa terjadi pagi hari hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan tim gabungan yang ada di lokasi terdampak masih terus melakukan upaya penanganan. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Kupang dan BPBD Kab. Kupang sedang melakukan kaji cepat dampak bencana gempa bumi pada lokasi - lokasi terdampak.