Santri Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang Didorong Implementasikan Strategi Green Ocean
Tim langit 7
Senin, 06 November 2023 - 14:00 WIB
Menparekraf Sandiaga dalam acara Launching Santripreneur dan Pengukuhan DPAC FKPP se-Kota Semarang di Masjid Roudhotul Jannah, Ponpes Fadhlul Fadhlan, Semarang, Jawa Tengah
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta para santri Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Semarang menerapkan strategi green ocean guna membangun usaha yang berkualitas dan berkelanjutan.
Permintaan ini disampaikan Sandiaga dalam "Launching Santripreneur dan Pengukuhan DPAC FKPP se-Kota Semarang" di Masjid Roudhotul Jannah, Ponpes Fadhlul Fadhlan, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2023).
Dia menjelaskan strategi green ocean adalah ketika para pelaku usaha memperkuat kolaborasi dengan meningkatkan value atau nilai tambah produk yang akan membawa usaha mereka semakin maju.
"Pesan saya jangan berkompetisi dengan menurunkan harga. Itu namanya strategi red-ocean atau samudra merah. Mari kita berkolaborasi dengan meningkatkan value. Sehingga memperbesar pasar. Itu yang disebut sebagai strategi green ocean. You can do it," kata Sandiaga.
Baca juga:Santri Innofest 2023 Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Ekonomi
Selain kolaborasi, inovasi, dan adaptasi juga penting dilakukan para santri untuk menjadi wirausaha yang resilien. Inovasi ini terdiri dari digitalisasi dan kemampuan santri dalam menggabungkan iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemudian melakukan adaptasi dengan mengikuti tren terkini tentunya dalam hal yang positif. Mengadopsi ilmu agama yang telah dipelajari di pesantren agar kemaslahatan negeri bisa dicapai.
Permintaan ini disampaikan Sandiaga dalam "Launching Santripreneur dan Pengukuhan DPAC FKPP se-Kota Semarang" di Masjid Roudhotul Jannah, Ponpes Fadhlul Fadhlan, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2023).
Dia menjelaskan strategi green ocean adalah ketika para pelaku usaha memperkuat kolaborasi dengan meningkatkan value atau nilai tambah produk yang akan membawa usaha mereka semakin maju.
"Pesan saya jangan berkompetisi dengan menurunkan harga. Itu namanya strategi red-ocean atau samudra merah. Mari kita berkolaborasi dengan meningkatkan value. Sehingga memperbesar pasar. Itu yang disebut sebagai strategi green ocean. You can do it," kata Sandiaga.
Baca juga:Santri Innofest 2023 Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Ekonomi
Selain kolaborasi, inovasi, dan adaptasi juga penting dilakukan para santri untuk menjadi wirausaha yang resilien. Inovasi ini terdiri dari digitalisasi dan kemampuan santri dalam menggabungkan iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemudian melakukan adaptasi dengan mengikuti tren terkini tentunya dalam hal yang positif. Mengadopsi ilmu agama yang telah dipelajari di pesantren agar kemaslahatan negeri bisa dicapai.