Kekejaman Israel ke Palestina, Yusuf Mansur: Seperti Saat Mongol Hancurkan Baghdad
Esti setiyowati
Selasa, 21 November 2023 - 20:00 WIB
ilustrasi
Keteguhan iman rakyat Palestina menghadapi kekejaman dan ketidakadilan Zionis Israel memunculkan fenomena baru. Saat ini banyak orang mulai belajar dan mendalami hakikat Al-Qur'an.
Tren ini menyebar di media sosial. Tidak hanya mendapat reaksi luas di Barat tetapi juga membangkitkan minat mereka terhadap keindahan Islam itu sendiri.
Pendakwah Yusuf Mansur mengibaratkan tren ini bagai pengulangan sejarah Islam di masa khalifah terakhir Bani Abbasiyah di Baghdad.
Kala itu, pasukan Mongol menghancurkan Baghdad dan kegemilangan Islam di masa Dinasti Abbasiyah Abu Ahmad Abdullah al-Musta'shim Billah pada 1258M.
"Dulu ada jenderal-jenderal Mongol jadi penghancur Islam. Kota 1001 malam, Baghdad dan kegemilangan Islam di zaman itu," tulis Yusuf Mansur lewat Instagram pribadinya.
Merujuk Prof Maidir dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam di Asia Barat, disebutkan kondisi politik, pemerintahan, ekonomi, dan militer di dinasti kelima Bani Abbas itu mengalami kemunduran.
Ibarat ayam yang sudah kena pukul kepalanya, pemerintahan Daulah Bani Abbas masih bisa berjalan namun sudah terseok-seok. Kondisi ini kemudian diperparah dengan datangnya serangan dari bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan.
Tren ini menyebar di media sosial. Tidak hanya mendapat reaksi luas di Barat tetapi juga membangkitkan minat mereka terhadap keindahan Islam itu sendiri.
Pendakwah Yusuf Mansur mengibaratkan tren ini bagai pengulangan sejarah Islam di masa khalifah terakhir Bani Abbasiyah di Baghdad.
Kala itu, pasukan Mongol menghancurkan Baghdad dan kegemilangan Islam di masa Dinasti Abbasiyah Abu Ahmad Abdullah al-Musta'shim Billah pada 1258M.
"Dulu ada jenderal-jenderal Mongol jadi penghancur Islam. Kota 1001 malam, Baghdad dan kegemilangan Islam di zaman itu," tulis Yusuf Mansur lewat Instagram pribadinya.
Merujuk Prof Maidir dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam di Asia Barat, disebutkan kondisi politik, pemerintahan, ekonomi, dan militer di dinasti kelima Bani Abbas itu mengalami kemunduran.
Ibarat ayam yang sudah kena pukul kepalanya, pemerintahan Daulah Bani Abbas masih bisa berjalan namun sudah terseok-seok. Kondisi ini kemudian diperparah dengan datangnya serangan dari bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan.