Ketakutan Elon Musk Penuhi Undangan Hamas ke Gaza: Tampaknya Agak Berbahaya
Esti setiyowati
Kamis, 30 November 2023 - 18:43 WIB
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk menolak undangan Hamas untuk mengunjungi Gaza, Palestina
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk menolak undangan Hamas untuk mengunjungi Gaza, Palestina. Diketahui, Musk baru-baru ini berkunjung ke Israel bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Isaac Herzog.
Pada Selasa (28/11/2023), Osama Hamdan, anggota politbiro Hamas, mengatakan pada konferensi pers di Beirut, Lebanon, mengundang Musk ke Gaza. Hamas dengan senang hati akan menunjukkan pada Musk kondisi Gaza setelah diserang israel.
“Sejauh mana pembantaian dan penghancuran yang dilakukan terhadap rakyat Gaza, sesuai dengan kepatuhan mereka.” dengan standar objektivitas dan kredibilitas.” kata Hamda, dikutip dari Russia Today, Kamis (30/11/2023).
Musk pun menjawab undangan Hamas itu melalui akun X (sebelumnya Twitter).
“[Tampaknya] agak berbahaya di sana saat ini. Tetapi saya yakin bahwa kesejahteraan Gaza dalam jangka panjang adalah hal yang baik bagi semua pihak,” tambahnya.
Baca juga:Elon Musk Ancam Tangguhkan Akun X yang Gunakan Slogan 'From the River to the Sea'
Pernyataan taipan AS itu muncul setelah Musk melakukan perjalanan ke Israel pada Senin (27/11/2023). Ia bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Isaac Herzog, dan berjalan melewati sebuah kibbutz yang dihancurkan oleh Hamas.
Pada Selasa (28/11/2023), Osama Hamdan, anggota politbiro Hamas, mengatakan pada konferensi pers di Beirut, Lebanon, mengundang Musk ke Gaza. Hamas dengan senang hati akan menunjukkan pada Musk kondisi Gaza setelah diserang israel.
“Sejauh mana pembantaian dan penghancuran yang dilakukan terhadap rakyat Gaza, sesuai dengan kepatuhan mereka.” dengan standar objektivitas dan kredibilitas.” kata Hamda, dikutip dari Russia Today, Kamis (30/11/2023).
Musk pun menjawab undangan Hamas itu melalui akun X (sebelumnya Twitter).
“[Tampaknya] agak berbahaya di sana saat ini. Tetapi saya yakin bahwa kesejahteraan Gaza dalam jangka panjang adalah hal yang baik bagi semua pihak,” tambahnya.
Baca juga:Elon Musk Ancam Tangguhkan Akun X yang Gunakan Slogan 'From the River to the Sea'
Pernyataan taipan AS itu muncul setelah Musk melakukan perjalanan ke Israel pada Senin (27/11/2023). Ia bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Isaac Herzog, dan berjalan melewati sebuah kibbutz yang dihancurkan oleh Hamas.