Wapres Minta Kemenag Optimalkan Platform Satu Wakaf Indonesia
Tim langit 7
Selasa, 05 Desember 2023 - 10:00 WIB
ilustrasi
Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengapresiasi penyusunan Peta Jalan Wakaf Nasional 2024-2029 yang disusun Kementerian Agama (kemenag) bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan lembaga terkait.
"Saya mengapresiasi penyusunan Peta Jalan Wakaf Nasional 2024-2029 yang merupakan hasil sinergi bersama KNEKS, Kementerian Agama, BWI, dan K/L terkait lainnya termasuk asosiasi nadzir, industri keuangan syariah, dan akademisi," ujar Wapres, Senin (4/12/2023).
Wapres mengungkapkan ini dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia 2023 di Jakarta. Turut hadir, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, dan Ketua Badan Wakaf Indonesia Muhammad Nuh.
Dia juga meminta Kemenag dan BWI agar segera bergegas mengoptimalkan Platform Satu Wakaf Indonesia yang telah diluncurkan. Ia mendorong supaya platform ini dapat terintegrasi dengan Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kemenag maupun sistem pada Kementerian ATR/BPN dan lembaga terkait lainnya.
Baca juga:MUI Keluarkan 8 Seruan untuk Pemilu Jujur, Adil dan Damai
"Saya minta KDEKS, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah yang telah terbentuk di 24 provinsi agar dilibatkan dengan sinergi BWI Provinsi dan kanwil-kanwil Kementerian Agama sehingga prosesi ini dapat terakselerasi lebih masif," jelas Wapres.
Ma'ruf Amin mengimbau supaya Kementerian Agama dapat memprakarsai revisi regulasi perwakafan nasional. Wapres menilai revisi regulasi ini perlu menjadi prioritas agar dapat mendorong suksesnya transformasi perwakafan nasional.
"Saya mengapresiasi penyusunan Peta Jalan Wakaf Nasional 2024-2029 yang merupakan hasil sinergi bersama KNEKS, Kementerian Agama, BWI, dan K/L terkait lainnya termasuk asosiasi nadzir, industri keuangan syariah, dan akademisi," ujar Wapres, Senin (4/12/2023).
Wapres mengungkapkan ini dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia 2023 di Jakarta. Turut hadir, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, dan Ketua Badan Wakaf Indonesia Muhammad Nuh.
Dia juga meminta Kemenag dan BWI agar segera bergegas mengoptimalkan Platform Satu Wakaf Indonesia yang telah diluncurkan. Ia mendorong supaya platform ini dapat terintegrasi dengan Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kemenag maupun sistem pada Kementerian ATR/BPN dan lembaga terkait lainnya.
Baca juga:MUI Keluarkan 8 Seruan untuk Pemilu Jujur, Adil dan Damai
"Saya minta KDEKS, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah yang telah terbentuk di 24 provinsi agar dilibatkan dengan sinergi BWI Provinsi dan kanwil-kanwil Kementerian Agama sehingga prosesi ini dapat terakselerasi lebih masif," jelas Wapres.
Ma'ruf Amin mengimbau supaya Kementerian Agama dapat memprakarsai revisi regulasi perwakafan nasional. Wapres menilai revisi regulasi ini perlu menjadi prioritas agar dapat mendorong suksesnya transformasi perwakafan nasional.