Hafiz Muda Asal Mesir, Contoh Kemampuan Spektakuler Penyandang Disabilitas
Muhajirin
Selasa, 05 Desember 2023 - 14:00 WIB
Mahmoud dari desa Atlidim mampu menghafal Al-Quran dengan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran.
Mahmoud berasal dari desa Atlidim, salah satu fungsi kota Abu Qarqas di provinsi Minya Mesir. Da yang mampu menghafal Al-Qur’an dengan mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an.
“Saya menghafal Al-Qur’an dari televisi dan tidak ada yang mengajari saya apa pun,” kata Mahmoud, dikutip dari Iqna, Selasa (5/12).
Mahmoud menjadi bukti penyandang disabilitas memiliki kemampuan khusus yang tak dimiliki orang ‘normal’ secara fisik. Dia menjalani operasi katup otak pada usia tiga tahun yang mempengaruhi kemampuan mentalnya.
Dia hanya mendengarkan murattal dari televisi dan mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam waktu dua tahun. Dia bahkan sudah disapa dengan panggilan Syekh Mahmoud. Tak sekadar menghafal, dia juga mampu mengingat letak ayat di dalam Al-Qur’an.
“Saya tahu ayat mana yang ada di bagian mana dan di hizib mana,” ujar pria yang sangat tertarik dengan mata pelajaran agama dan keislaman itu.
“Saya tidak menginginkan apapun dari dunia. Saya hanya ingin Allah SWT memuliakan saya dan keluarga saya dengan Al-Qur’an yang saya baca dan namanya mengalir dalam hidup saya sepanjang siang dan malam,” tuturnya.
Baca juga:Ilmuwan Terkemuka Palestina Syahid dalam Serangan Brutal Teroris Israel
“Saya menghafal Al-Qur’an dari televisi dan tidak ada yang mengajari saya apa pun,” kata Mahmoud, dikutip dari Iqna, Selasa (5/12).
Mahmoud menjadi bukti penyandang disabilitas memiliki kemampuan khusus yang tak dimiliki orang ‘normal’ secara fisik. Dia menjalani operasi katup otak pada usia tiga tahun yang mempengaruhi kemampuan mentalnya.
Dia hanya mendengarkan murattal dari televisi dan mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam waktu dua tahun. Dia bahkan sudah disapa dengan panggilan Syekh Mahmoud. Tak sekadar menghafal, dia juga mampu mengingat letak ayat di dalam Al-Qur’an.
“Saya tahu ayat mana yang ada di bagian mana dan di hizib mana,” ujar pria yang sangat tertarik dengan mata pelajaran agama dan keislaman itu.
“Saya tidak menginginkan apapun dari dunia. Saya hanya ingin Allah SWT memuliakan saya dan keluarga saya dengan Al-Qur’an yang saya baca dan namanya mengalir dalam hidup saya sepanjang siang dan malam,” tuturnya.
Baca juga:Ilmuwan Terkemuka Palestina Syahid dalam Serangan Brutal Teroris Israel