Upaya Diplomasi Rasulullah SAW, Utamakan Jalur Damai
Muhajirin
Rabu, 06 Desember 2023 - 20:00 WIB
ilustrasi
Nabi Muhammad SAW menggunakan berbagai metode dalam menyampaikan risalah Ilahi. Salah satunya upaya diplomasi dengan mengirim surat-surat kepada para raja dan pemimpin yang berkuasa di seluruh negeri saat itu.
Surat-surat yang beliau kirimkan kepada raja-raja pada masa itu, mengajak untuk menerima Islam. Beberapa raja menerima Islam, yang lain mengagumi karakter Nabi. Mereka menghargai seruannya tetapi tidak menjadi Muslim.
Namun, yang lainnya terlalu keras kepala dan sombong untuk percaya atau tunduk kepada Allah. Di antara raja-raja tersebut adalah Heraklius (kaisar Romawi), Chosroes (kaisar Persia), Al-Muqawqas (raja Mesir), Negus (raja Abyssinia), dan lain-lain.
Mereka memerintah di berbagai belahan dunia dan memiliki kekuatan besar yang tidak dapat ditentang atau ditantang oleh siapa pun. Namun, Nabi Muhammad SAW mengirimi mereka surat-surat ini sesuai dengan perintah Allah untuk menyebarkan firman-Nya ke seluruh dunia tanpa rasa takut atau enggan.
“Ini adalah salah satu dari sekian banyak bukti keaslian kenabian beliau; beliau diutus untuk seluruh umat manusia,” kata asisten profesor linguistik dan penerjemahan di Kanada, Dr. Ali Al-Halawani, dikutip dari About Islam, Rabu (6/12/2023).
Baca juga:Gus Baha: Kemenangan Permanen Umat Islam adalah Logika
Reaksi para raja terhadap surat-surat Nabi SAW sangat beragam:
Surat-surat yang beliau kirimkan kepada raja-raja pada masa itu, mengajak untuk menerima Islam. Beberapa raja menerima Islam, yang lain mengagumi karakter Nabi. Mereka menghargai seruannya tetapi tidak menjadi Muslim.
Namun, yang lainnya terlalu keras kepala dan sombong untuk percaya atau tunduk kepada Allah. Di antara raja-raja tersebut adalah Heraklius (kaisar Romawi), Chosroes (kaisar Persia), Al-Muqawqas (raja Mesir), Negus (raja Abyssinia), dan lain-lain.
Mereka memerintah di berbagai belahan dunia dan memiliki kekuatan besar yang tidak dapat ditentang atau ditantang oleh siapa pun. Namun, Nabi Muhammad SAW mengirimi mereka surat-surat ini sesuai dengan perintah Allah untuk menyebarkan firman-Nya ke seluruh dunia tanpa rasa takut atau enggan.
“Ini adalah salah satu dari sekian banyak bukti keaslian kenabian beliau; beliau diutus untuk seluruh umat manusia,” kata asisten profesor linguistik dan penerjemahan di Kanada, Dr. Ali Al-Halawani, dikutip dari About Islam, Rabu (6/12/2023).
Baca juga:Gus Baha: Kemenangan Permanen Umat Islam adalah Logika
Reaksi para raja terhadap surat-surat Nabi SAW sangat beragam: