home edukasi & pesantren

Mengenal 3 Sekolah Tua Pusat Penerjemahan Keilmuan Islam di Eropa

Kamis, 14 Desember 2023 - 17:00 WIB
ilustrasi
Di balik gemerlap kehidupan modern di Eropa, terdapat warisan berharga yang menjadi saksi keilmuan Islam. Tiga sekolah tua yang menjadi pusat penerjemahan keilmuan Islam di benua tersebut membawa warisan intelektual yang tak ternilai harganya.

Ilmuwan dari dunia Arab dan Islam menjalar ke wilayah kepulauan Iberia, yang mencakup Spanyol dan Portugal, Perancis Barat, beberapa pulau terdekat, dan wilayah di Barat Tengah yang pernah dikuasai oleh bangsa Arab, baik dalam rentang waktu yang panjang maupun singkat.

Masyarakat Arab juga sempat berada di bagian Italia dan Swiss, meskipun hanya untuk sementara waktu. Interaksi yang positif antara orang Arab dan orang Eropa memicu kekaguman di kalangan Eropa, mendorong mereka untuk memahami lebih dalam peradaban, ilmu pengetahuan, budaya, dan gaya hidup bangsa Arab.

Inilah awal mula ketertarikan Eropa untuk meniru budaya Arab. Di wilayah seperti Andalusia, mereka belajar bahasa Arab dan secara progresif mendalami pengetahuan ilmiah bangsa Arab, meskipun mereka tetap berpegang pada agama Kristen.

Baca juga:Mahasiswa Australia Belajar Pengelolaan Sampah kepada Komunitas Pemulung

Para intelektual dari berbagai wilayah Eropa Barat, seperti Italia, Perancis, Swiss, Jerman, dan kepulauan Inggris, membanjiri Andalusia. Mereka mulai memperdalam pengetahuan dan budaya Arab, menyebarkan unsur-unsur peradaban Arab dan Islam ke seluruh penjuru Eropa.

Pada masa itu, lembaga penerjemahan pusat mulai didirikan di Eropa. Tujuannya adalah menerjemahkan warisan pemikiran dan keilmuan dari dunia Arab dan Islam ke dalam bahasa Latin, yang menjadi bahasa ilmu pengetahuan dan agama pada era tersebut. Selain itu, bahasa Latin juga menjadi alat komunikasi antarwarga Eropa, mirip dengan peran bahasa Arab saat ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sekolah eropa keilmuan islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya