home global news

Perkuat Ekosistem Digital, Indonesia Terbuka Jalin Kolaborasi Perlindungan Data Internasional

Kamis, 02 September 2021 - 18:00 WIB
Ilustrasi keamanan ekosistem digital. Langit7/Istock
Pemerintah terus mendorong terwujudnya ekosistem tata kelola internet yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melibatkan pihak terkait, baik nasional mau pun internasional, untuk memberikan aspirasi demi menentukan arah kebijakan di Indonesia.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan, pihaknya akan terus mempertimbangkan aspirasi yang diberikan dari pihak pemangku kepentingan yang terlibat. Hal tersebut dilakukan demi mendapatkan arah kebijakan yang tepat dalam ekosistem tata kelola internet di tanah air.

Selama ini, pemerintah Indonesia juga telibat secara aktif dalam berbagai forum internasional. Seperti International Telecommunication Union (ITU) World Ministerial Roundtable tahun 2019, pertemuan World Economic Forum (WEF) 2020, Pertemuan World Economic Forum (WEF) 2020, dan ASEAN Digital Ministers’ Meeting Januari 2021.

“Kami menyambut baik berbagai pemangku kepentingan dalam pengambilan kebijakan, baik melalui konsultasi publik, diskusi publik, maupun komunikasi publik, termasuk dalam platform internasional,” ujarnya secara virtual, dalam Pembukaan Forum Tata Kelola Internet Asia Tenggara (SEA IGF) 2021, Rabu (1/9).

Baca juga:Kejahatan Siber Merajalela, Kominfo Ajak Pemangku Kepentingan Jaga Keamanan di Internet

Indonesia menjadi negara terbuka untuk menjalin kolaborasi terkait perlindungan data internasional dan arus data lintas negara demi membentuk ekosistem digital yang aman dan produktif. Selain itu, dalam ITU World Ministerial Roundtable tahun 2019, pemerintah Indonesia telah melibatkan pihak swasta melalui Public Private Partnership dalam penyediaan infrastruktur digital Indonesia.

Kerja sama tersebut juga mencakup skema pembiayaan yang salah satunya tercermin dalam Proyek Palapa Ring (fiber optic deployment) untuk menyediakan koneksi internet di seluruh tanah air. Sementara, pada pertemuan WEF 2020, pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus pada tiga megatren transformasi, yakni transformasi fisik, biologis, dan digital.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekosistem ekositem digital indonesia data internasional
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya