home edukasi & pesantren

Santri Diajak Isi Ruang Digital dengan Tradisi Pesantren

Senin, 25 Desember 2023 - 19:00 WIB
ilustrasi
Pondok pesantren saat ini menghadapi tantangan bagaimana mengisi media sosial dan perangkat digital sebagai ruang untuk memanusiakan manusia. Santri juga diajak mengisi ruang digital dengan beragam tradisi pesantren.

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani menilai, keterlibatan para santri di media sosial sangat penting untuk menjaga tradisi pesantrem sebagai lokomotif peradaban yang bersendikan nilai dan norma keagamaan yang kokoh.

Pesan ini disampaikan M Ali Ramdhani saat memberi sambutan pada “Transformasi dan Penguatan Layanan Data Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam”. Acara ini diselenggarakan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kamis (21/12/2023), di Tangerang, Banten.

Ramdhani mengatakan, kegiatan ini pada dasarnya merupakan bagian dari Program Transformasi Digital sebagai program prioritas Kementerian Agama yang telah dicanangkan oleh Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga:Santri Pesantren Madrasatul Quran At Tauhid Dilatih Budidaya Maggot Berbasis IoT

“Berdasarkan perjalanan historis yang panjang, pesantren senantiasa mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika perubahan. Maka, dunia pesantren jangan sampai menjadi lembaga yang dilindas oleh dinamika zaman,” ujar Guru Besar UIN Bandung itu.

Dirjen Pendis menjelaskan, makna sebuah teknologi dianalogikan sebilah pisau, ketika digunakan oleh penjahat maka akan bernilai jahat. Sebaliknya, jika pisau digunakan oleh orang yang mengabdi di masyarakat, maka pisau tersebut akan bernilai baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
santri pesantren media sosial digital
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya