Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar Belum Terima Surat Pemberhentian dari PBNU
Tim langit 7
Jum'at, 29 Desember 2023 - 10:25 WIB
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar mengaku belum menerima surat pemberhentian dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dia juga tidak dikonfirmasi atau diajak tabayun terlebih dulu terkait pemberhentian dirinya.
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang ini mengaku hanya bisa menunggu keputusan resmi dari PBNU dan siap apapun keputusan yang diambil.
Namun dia menyesalkan jika keputusan diambil tanpa mengkonfirmasi dirinya. Terkait statemennya bahwa istrinya masuk tim pemenangan pasangan Amin atau 01, KH Marzuki Mustamar mengaku ini hal biasa.
Baca juga: Ketua PWNU Jatim Diganti, PBNU: Prosesnya Sudah Lama dan Sesuai Aturan
"Karena ada juga orang dekat pindoknya yang bergabung di tim pemenangan paslon nomor 2 dan nomor 3," ujarnya dikutip Jumat (29/12/2023).
KH Marzuki Mustamar mengaku akan hadir di mana pun serta undangan siapapun. "Karena untuk merangkul semua agar dakwah bisa berlanjut dengan siapapun pasca Pilpres nanti," ujarnya.
Dia juga mengimbau semua pihak, termasuk santrinya untuk bersikap tenang menanggapi pemberhentian jabatannya selaku Ketua PWNU Jatim oleh PBNU.
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang ini mengaku hanya bisa menunggu keputusan resmi dari PBNU dan siap apapun keputusan yang diambil.
Namun dia menyesalkan jika keputusan diambil tanpa mengkonfirmasi dirinya. Terkait statemennya bahwa istrinya masuk tim pemenangan pasangan Amin atau 01, KH Marzuki Mustamar mengaku ini hal biasa.
Baca juga: Ketua PWNU Jatim Diganti, PBNU: Prosesnya Sudah Lama dan Sesuai Aturan
"Karena ada juga orang dekat pindoknya yang bergabung di tim pemenangan paslon nomor 2 dan nomor 3," ujarnya dikutip Jumat (29/12/2023).
KH Marzuki Mustamar mengaku akan hadir di mana pun serta undangan siapapun. "Karena untuk merangkul semua agar dakwah bisa berlanjut dengan siapapun pasca Pilpres nanti," ujarnya.
Dia juga mengimbau semua pihak, termasuk santrinya untuk bersikap tenang menanggapi pemberhentian jabatannya selaku Ketua PWNU Jatim oleh PBNU.