Kunjungi Darunnajah, Wamenag Apresiasi Penerapan Prokes di Tengah PTM
Ahmad zuhdi
Kamis, 02 September 2021 - 18:27 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi bersama Wakil Presiden KH Maruf Amin meninjau Pondok Pesantren Darunnajah. Foto: Humas Kemenag
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi bersama Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta.
Zainut mengapresiasi kedisiplinan Pesantren Darunnajah dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain prokes, Darunnajah juga aktif dalam program vaksinasi, baik untuk kyai, guru, hingga santri.
“Kemenag terus mendorong percepatan vaksinasi. Vaksinasi pesantren terus dikebut, baik untuk kiai, guru, maupun jutaan santri,” kata Zainut dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/9).
Baca juga:Perguruan Tinggi Pesantren Jadi Harapan di Tengah Pendidikan yang Pragmatis
Zainu menilai, percepatan vaksinasi sangat penting sebagai ikhtiar untuk bisa segera mewujudkan herd immunity. Vaksinasi di lingkungan pesantren juga sangat strategis. Sebab, selain jumlah kiai dan santri yang sangat banyak, juga bisa mendorong kepercayaan masyarakat sekitar untuk ikut vaksinasi.
“Kiai adalah panutan masyarakat, vaksinasi di pesantren akan mendorong umat untuk ikut serta. Apalagi, santri juga jumlahnya sangat banyak, jutaan dan tersebar di berbagai daerah,” tuturnya.
Baca juga: Wujudkan Herd Immunity, Kemenag Gelar Vaksinasi untuk Pesantren di Jateng
Zainut mengapresiasi kedisiplinan Pesantren Darunnajah dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain prokes, Darunnajah juga aktif dalam program vaksinasi, baik untuk kyai, guru, hingga santri.
“Kemenag terus mendorong percepatan vaksinasi. Vaksinasi pesantren terus dikebut, baik untuk kiai, guru, maupun jutaan santri,” kata Zainut dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/9).
Baca juga:Perguruan Tinggi Pesantren Jadi Harapan di Tengah Pendidikan yang Pragmatis
Zainu menilai, percepatan vaksinasi sangat penting sebagai ikhtiar untuk bisa segera mewujudkan herd immunity. Vaksinasi di lingkungan pesantren juga sangat strategis. Sebab, selain jumlah kiai dan santri yang sangat banyak, juga bisa mendorong kepercayaan masyarakat sekitar untuk ikut vaksinasi.
“Kiai adalah panutan masyarakat, vaksinasi di pesantren akan mendorong umat untuk ikut serta. Apalagi, santri juga jumlahnya sangat banyak, jutaan dan tersebar di berbagai daerah,” tuturnya.
Baca juga: Wujudkan Herd Immunity, Kemenag Gelar Vaksinasi untuk Pesantren di Jateng