Teknik Asyik Menghafal Al-Quran Ala Komunitas Tahfidz Online
Muhajirin
Jum'at, 09 Juli 2021 - 15:55 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Komunitas pecinta Al-Quran terus bermunculan. Umumnya mereka mengajak masyarakat agar bisa cepat menghafal Al-Quran. Caranya bermacam-macam, baik tatap muka secara langsung, atau lewat media lain alias online.
Seolah tak mau tergilas oleh perkembangan teknologi dari hari ke hari, banyak komunitas yang mengembangkan tahfiz online. Salah satunya Komunitas Tahfidz Online (TO) melalui program menghafal Al-Quran secara online menggunakan media WhatsApp. Tahfidz Online merupakan salah satu program dari Yayasan Indonesia Berkah yang memfasilitasi siapa saja yang ingin menghafal Quran tetapi terkendala oleh kesibukan, jarak dan waktu.
Komunitas Tahfidz Online yang didirikan oleh Ustaz Ikhsan Malik pada lima tahun silam ini memiliki metode yang mudah diterima oleh semua kalangan. Mereka rutin berkegiatan setiap pukul 00.00 WIB. Pada waktu itu hampir seluruh anggota komunitas atau biasa disebut santri menyetorkan hafalannya. Anggota komunitas ini bukan hanya berasal dari Indonesia, melainkan negara- negara lain, seperti Malaysia, Korea, Jepang, Singapura, India, Arab Saudi, Hong Kong, Belanda, Amerika, Inggris, Belgia, dan lainnya. Karena itu, waktu setoran dapat disesuaikan dengan waktu di masing-masing negara.
Tahfidz Online ini cukup berbeda dengan komunitas lain. Di Tahfidz Online, sesama santri diharuskan saling mengenal termasuk para pengajarnya. Selain itu, para santri memiliki target menyetor hafalan di awal waktu atau dikenal dengan istilah Lintasan Awal (LA), yakni pada pukul 03.00 WIB. "Rasakan kenikmatannya (menyetor hafalan di awal waktu). Yang terpenting nilai adab adalah yang utama karena Tahfidz Online sangat mengedepankan adab sebelum ilmu," bunyi keterangan dalam laman resmi tahfidzonline.com.
Lalu bagaimana proses menghafalnya? Untuk jenis mushaf, para santri disarankan untuk menggunakan Mushaf Utsmani (Qiro’ah Imam ‘Ashim Hafs) yang terdiri dari 15 baris per halaman. Kemudian, hafalan akan dimulai dari juz yang dipilih (1 atau 30). Para santri dianjurkan untuk memilih juz 30. Lalu akan dibentuk grup (halaqah) untuk memudahkan proses menghafal. Ada pula halaqah kecil, tempat setoran hafalan para santri.
Setiap halaqah kecil diamanahi seorang musyrif atau musyrifah yang bertugas menyimak dan mengoreksi hafalan santri. Sementara halaqah besar, tempat berkumpulnya semua santri dari berbagai halaqah kecil untuk saling bertegur sapa, memberikan motivasi dan juga sebagai pusat informasi.
Dari segi kuantitas dan waktu, para santri ditarget minimal setoran hafalan satu baris dan maksimal satu halaman per hari. Setoran dimulai dari pukul 03.00 pagi sampai 10.00 malam. Untuk mekanisme hafalan, setoran dilakukan menggunakan voice note WhatsApp dengan format: Juz – Halaman – Baris – Nama. Contoh: J30 – H582 – B1-15 – Fulan.
Seolah tak mau tergilas oleh perkembangan teknologi dari hari ke hari, banyak komunitas yang mengembangkan tahfiz online. Salah satunya Komunitas Tahfidz Online (TO) melalui program menghafal Al-Quran secara online menggunakan media WhatsApp. Tahfidz Online merupakan salah satu program dari Yayasan Indonesia Berkah yang memfasilitasi siapa saja yang ingin menghafal Quran tetapi terkendala oleh kesibukan, jarak dan waktu.
Komunitas Tahfidz Online yang didirikan oleh Ustaz Ikhsan Malik pada lima tahun silam ini memiliki metode yang mudah diterima oleh semua kalangan. Mereka rutin berkegiatan setiap pukul 00.00 WIB. Pada waktu itu hampir seluruh anggota komunitas atau biasa disebut santri menyetorkan hafalannya. Anggota komunitas ini bukan hanya berasal dari Indonesia, melainkan negara- negara lain, seperti Malaysia, Korea, Jepang, Singapura, India, Arab Saudi, Hong Kong, Belanda, Amerika, Inggris, Belgia, dan lainnya. Karena itu, waktu setoran dapat disesuaikan dengan waktu di masing-masing negara.
Tahfidz Online ini cukup berbeda dengan komunitas lain. Di Tahfidz Online, sesama santri diharuskan saling mengenal termasuk para pengajarnya. Selain itu, para santri memiliki target menyetor hafalan di awal waktu atau dikenal dengan istilah Lintasan Awal (LA), yakni pada pukul 03.00 WIB. "Rasakan kenikmatannya (menyetor hafalan di awal waktu). Yang terpenting nilai adab adalah yang utama karena Tahfidz Online sangat mengedepankan adab sebelum ilmu," bunyi keterangan dalam laman resmi tahfidzonline.com.
Lalu bagaimana proses menghafalnya? Untuk jenis mushaf, para santri disarankan untuk menggunakan Mushaf Utsmani (Qiro’ah Imam ‘Ashim Hafs) yang terdiri dari 15 baris per halaman. Kemudian, hafalan akan dimulai dari juz yang dipilih (1 atau 30). Para santri dianjurkan untuk memilih juz 30. Lalu akan dibentuk grup (halaqah) untuk memudahkan proses menghafal. Ada pula halaqah kecil, tempat setoran hafalan para santri.
Setiap halaqah kecil diamanahi seorang musyrif atau musyrifah yang bertugas menyimak dan mengoreksi hafalan santri. Sementara halaqah besar, tempat berkumpulnya semua santri dari berbagai halaqah kecil untuk saling bertegur sapa, memberikan motivasi dan juga sebagai pusat informasi.
Dari segi kuantitas dan waktu, para santri ditarget minimal setoran hafalan satu baris dan maksimal satu halaman per hari. Setoran dimulai dari pukul 03.00 pagi sampai 10.00 malam. Untuk mekanisme hafalan, setoran dilakukan menggunakan voice note WhatsApp dengan format: Juz – Halaman – Baris – Nama. Contoh: J30 – H582 – B1-15 – Fulan.