20 Pendakwah Indonesia Dikirim di UEA untuk Kenalkan Konsep Moderasi Beragama
Tim langit 7
Ahad, 21 Januari 2024 - 06:00 WIB
Sebanyak 20 dai-daiyah Indonesia dikirim ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengikuti Daurah Tadrib Duat di Abu Dhabi
Sebanyak 20 dai-daiyah Indonesia dikirim ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengikuti Daurah Tadrib Du'at di Abu Dhabi. Kegiatan yang diselenggarakan Urusan Agama Islam UEA ini berlangsung dari 6 – 21 Januari 2024.
Delegasi Indonesia ini merupakan perwakilan dari ormas Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, penyuluh agama Islam, hingga majelis dai kebangsaan yang merupakan alumni peserta Bimtek Penceramah Agama Islam.
Kepala Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI), Kemenag, Andi Yasri mengatakan, dai dan daiyah yang diutus ke UEA juga menjadi duta Indonesia untuk mengenalkan konsep moderasi beragama.
“Mereka akan menjelaskan bagaimana berdakwah dengan sikap dan bertindak secara moderat, yakni menempatkan sesuatu sesuai porsinya, mengedepankan toleransi serta penghargaan dalam beragama,” papar Andi di Abu Dhabi, Kamis (18/1/24).
Andi mengatakan, delegasi Indonesia juga akan mengikuti sejumlah kegiatan, antara lain: team building, capacity building activities, serta mengunjungi Lembaga Fatwa UEA, masjid bersejarah, dan museum.
Baca juga:Pesan Jokowi di Hadapan Ribuan Muslimat NU: Jaga Ketertiban Selama Pemilu 2024
Andi menegaskan, setiap delegasi harus mengaktualisasikan ilmu yang didapat dari kegiatan tersebut melalui karya tulis. ?”Melalui kegiatan ini, kami (Kemenag) dengan Lembaga Otoritas Urusan Agama Islam dan Wakaf UEA bertujuan memperkuat kerja sama di bidang pengembangan kapasitas imam masjid, khatib, dan muftih melalui berbagai kegiatan dan kunjungan,” ungkapnya.
Delegasi Indonesia ini merupakan perwakilan dari ormas Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, penyuluh agama Islam, hingga majelis dai kebangsaan yang merupakan alumni peserta Bimtek Penceramah Agama Islam.
Kepala Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI), Kemenag, Andi Yasri mengatakan, dai dan daiyah yang diutus ke UEA juga menjadi duta Indonesia untuk mengenalkan konsep moderasi beragama.
“Mereka akan menjelaskan bagaimana berdakwah dengan sikap dan bertindak secara moderat, yakni menempatkan sesuatu sesuai porsinya, mengedepankan toleransi serta penghargaan dalam beragama,” papar Andi di Abu Dhabi, Kamis (18/1/24).
Andi mengatakan, delegasi Indonesia juga akan mengikuti sejumlah kegiatan, antara lain: team building, capacity building activities, serta mengunjungi Lembaga Fatwa UEA, masjid bersejarah, dan museum.
Baca juga:Pesan Jokowi di Hadapan Ribuan Muslimat NU: Jaga Ketertiban Selama Pemilu 2024
Andi menegaskan, setiap delegasi harus mengaktualisasikan ilmu yang didapat dari kegiatan tersebut melalui karya tulis. ?”Melalui kegiatan ini, kami (Kemenag) dengan Lembaga Otoritas Urusan Agama Islam dan Wakaf UEA bertujuan memperkuat kerja sama di bidang pengembangan kapasitas imam masjid, khatib, dan muftih melalui berbagai kegiatan dan kunjungan,” ungkapnya.