Pesantren Lansia akan Jadi Program Unggulan MUI
Tim langit 7
Rabu, 24 Januari 2024 - 17:00 WIB
Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis menyampaikan Pesantren Lansia akan menjadi program unggulan
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis menyampaikan Pesantren Lansia akan menjadi program unggulan MUI, khususnya untuk Komisi PRK.
“Pesantren Lansia insya Allah akan menjadi program unggulan dari MUI. Pada hari ini kita juga telah melaksanakan peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung Jakarta Timur,” katanya saat peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2024).
Dalam program ini, Prof Amany menyampaikan program kolaborasi dengan Rumah Zakat dan Rumah Wakaf. Tak hanya memperhatikan pembangunan fisik semata, dia juga menegaskan kurikulum pesantren juga telah disiapkan tim KPRK MUI.
“Program-program kami sebelumnya kebanyakan menyasar untuk anak dan perempuan. Kali ini kami luaskan kembali dengan bekerjasama melalui program Pesantren Lansia,” jelas dia.
Baca juga:Dukung Pengembangan SDM Berakhlak, Bank Jatim Beri Tabungan 39 Siswa Penghafal Al Quran
Prof Amany menyatakan berdirinya Pesantren Lansia salah satunya lahir dari spirit memuliakan orang tua. Hal ini sebagaimana perintah yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran surah Al-Isra ayat 23 berikut:
“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
“Pesantren Lansia insya Allah akan menjadi program unggulan dari MUI. Pada hari ini kita juga telah melaksanakan peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung Jakarta Timur,” katanya saat peletakan batu pertama Pesantren Lansia Cendekia di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2024).
Dalam program ini, Prof Amany menyampaikan program kolaborasi dengan Rumah Zakat dan Rumah Wakaf. Tak hanya memperhatikan pembangunan fisik semata, dia juga menegaskan kurikulum pesantren juga telah disiapkan tim KPRK MUI.
“Program-program kami sebelumnya kebanyakan menyasar untuk anak dan perempuan. Kali ini kami luaskan kembali dengan bekerjasama melalui program Pesantren Lansia,” jelas dia.
Baca juga:Dukung Pengembangan SDM Berakhlak, Bank Jatim Beri Tabungan 39 Siswa Penghafal Al Quran
Prof Amany menyatakan berdirinya Pesantren Lansia salah satunya lahir dari spirit memuliakan orang tua. Hal ini sebagaimana perintah yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran surah Al-Isra ayat 23 berikut:
“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”