Pesan Penting Rektor untuk Caleg Alumni Unair: Jangan Korupsi
Tim langit 7
Senin, 29 Januari 2024 - 23:00 WIB
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menggelar Dialog dan Silaturahmi Ksatria Airlangga menyongsong Pemilu 2024 bersama caleg alumni Unair, Senin (29/1/2024).
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak menggelar Dialog dan Silaturahmi Ksatria Airlangga menyongsong Pemilu 2024 pada Senin (29/1/2024).
Kegiatan berlangsung di Aula Amerta Gedung Manajemen Kampus MERR-C, Prof Nasih mengundang para caleg alumni Unair yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair)
Nasih mengungkapkan rasa bangga terhadap para caleg alumni Unair. “Kami ingin caleg alumni Unair bisa terpilih pada ajang pemilu. Para caleg ini merupakan putra putri terbaik Unair yang akan memberikan kontribusinya kepada negara,” katanya.
Prof Nasih berharap bahwa ajang Pemilu 2024 dapat mencerminkan proses demokrasi yang baik.
Baca juga:PLN Nyalakan Hunian Sementara Waga Terdampak Tanah Gerak di Ponorogo
Tiga Pesan Penting
Prof Nasih tak lupa menyampaikan tiga pesan penting bagi para caleg alumni Unair. Pertama, hindari politik uang. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu mengatakan bahwa politik uang harus segera dihentikan.
Kegiatan berlangsung di Aula Amerta Gedung Manajemen Kampus MERR-C, Prof Nasih mengundang para caleg alumni Unair yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair)
Nasih mengungkapkan rasa bangga terhadap para caleg alumni Unair. “Kami ingin caleg alumni Unair bisa terpilih pada ajang pemilu. Para caleg ini merupakan putra putri terbaik Unair yang akan memberikan kontribusinya kepada negara,” katanya.
Prof Nasih berharap bahwa ajang Pemilu 2024 dapat mencerminkan proses demokrasi yang baik.
Baca juga:PLN Nyalakan Hunian Sementara Waga Terdampak Tanah Gerak di Ponorogo
Tiga Pesan Penting
Prof Nasih tak lupa menyampaikan tiga pesan penting bagi para caleg alumni Unair. Pertama, hindari politik uang. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu mengatakan bahwa politik uang harus segera dihentikan.