Mahasiswa MBKM Unesa Hasilkan 1.302 Karya dan Catatkan Rekor Muri
Tim langit 7
Senin, 05 Februari 2024 - 06:00 WIB
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2023 menghasilkan sebanyak 1.302 karya.
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2023 menghasilkan sebanyak 1.302 karya yang dipamerkan dalam Festival MBKM Unesa di kampus II Lidah Wetan, Sabtu (3/2/2024).
Jumlah produk MBKM tersebut merupakan yang terbanyak di Indonesia, sehingga mencatatkan rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia).
Capaian MBKM kampus ‘Rumah Para Juara’ ini mendapat apresiasi langsung dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek, Prof. Dr. Ir Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dia menyampaikan, apa yang dilakukan dan dihasilkan Unesa bisa menjadi motivasi bagi dosen, mahasiswa dan perguruan tinggi untuk terus melakukan penguatan dalam pengelolaan dan implementasi MBKM baik yang flagship (program kementerian) maupun MBKM mandiri.
Baca juga:Kerakusan dan Kesemena-semenaan harus Dikalahkan
Ke depan, pihaknya mendorong agar MBKM Mandiri ini semakin banyak lagi. Dia juga menyebut, tahun ini akan dikembangkan pilot project program magang di Singapura yang akan terus dikembangkan dengan desain program magang internasional di lembaga-lembaga internasional seperti UNESCO, PBB dan sebagainya.
“UNESA juga telah mengembangkan Laboratorium Merdeka Belajar, tentu harapan ke depannya ini dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan MBKM Mandiri yang berkualitas dan berdampak,” ucap Direktur Belmawa.
Jumlah produk MBKM tersebut merupakan yang terbanyak di Indonesia, sehingga mencatatkan rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia).
Capaian MBKM kampus ‘Rumah Para Juara’ ini mendapat apresiasi langsung dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek, Prof. Dr. Ir Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dia menyampaikan, apa yang dilakukan dan dihasilkan Unesa bisa menjadi motivasi bagi dosen, mahasiswa dan perguruan tinggi untuk terus melakukan penguatan dalam pengelolaan dan implementasi MBKM baik yang flagship (program kementerian) maupun MBKM mandiri.
Baca juga:Kerakusan dan Kesemena-semenaan harus Dikalahkan
Ke depan, pihaknya mendorong agar MBKM Mandiri ini semakin banyak lagi. Dia juga menyebut, tahun ini akan dikembangkan pilot project program magang di Singapura yang akan terus dikembangkan dengan desain program magang internasional di lembaga-lembaga internasional seperti UNESCO, PBB dan sebagainya.
“UNESA juga telah mengembangkan Laboratorium Merdeka Belajar, tentu harapan ke depannya ini dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan MBKM Mandiri yang berkualitas dan berdampak,” ucap Direktur Belmawa.