home global news

Pemuka Agama Deklarasi Pemilu Damai, Bacakan 5 Pernyataan Sikap

Selasa, 06 Februari 2024 - 08:00 WIB
Waketum MUI KH Marsudi Syuhud saat memberikan keterangan pers di Grha Oikoumene, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024).
Seruan pemilu damai terus mengalir dari berbagai kalangan. Setelah sejumlah kampus bersuara, kali ini giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan hal yang sama.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud bersama sejumlah pemuka agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai mendeklarasikan Pemilu 2024 damai.

Sejumlah tokoh agama hadir. yaitu Ketum PGI, Pdt Gomar Gultom; Keuskupan Agung Jakarta, Romo Kardinal Ignatius Suharyo, Ketum PHDI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketum Permabudhi Prof Philip K Wijaya, Ketum Matakin Xueshi Budi Tanuwibowo, Presidium Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia, Engkus Ruswana, dan Pimpinan Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgend.

Acara ini merupakan yang ketiga kalinya digelar dengan tujuan untuk terciptanya pemilu damai, jujur dan adil serta terhindarnya dari kecurangan-kecurangan sehingga menghasilkan pemimimpin sesuai dengan harapan bangsa.

Baca juga:Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis

"Pemilu yang damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan bermartabat akan melahirkan presiden, wakil presiden dan wakil rakyat yang terbaik dan dapat dipercaya," ujar Waketum MUI KH Marsudi Syuhud saat memberikan keterangan pers di Grha Oikoumene, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024).

Kiai Marsudi menyebut pihaknya meminta semua pihak berlaku jujur, adil, dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan juga diminta menjalankan tugas sebagaimana seharusnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui deklarasi kebangsaan pernyataan sikap pemilu damai
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya