KPPU Sidak Tiga Pasar di Surabaya, Harga Beras Premium Naik
Tim langit 7
Kamis, 15 Februari 2024 - 06:00 WIB
KPPU IV melakukan sidak ke tiga pasar di Surabaya yakni Wonokromo, Keputran dan Genteng. Bersama dinas terkait dan Bulog Cabang Surabaya, KPPU menemukan adanya kenaikan harga khususnya beras.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) IV melakukan sidak ke tiga pasar di Surabaya yakni Wonokromo, Keputran dan Genteng. Bersama dinas terkait dan Bulog Cabang Surabaya, KPPU menemukan adanya kenaikan harga khususnya beras.
Kenaikan harga itu untuk beras premium yang harganya saat ini mencapai Rp 17.500 per kilogram. Sementara beras medium Bulog harga masih di angka Rp 10.900 per kilogram. Namun sejak seminggu terakhir beberapa pasar mengaku kehabisan stok.
“Sudah seminggu habis stoknya. Kita masih menunggu dari Bulog untuk distribusi ke sini,” kata salah satu pedagang Pasar Wonokromo, Priyanto.
Diakui Priyanto saat berdialog dengan tim KPPU dan dinas terkait, konsumen terpaksa membeli beras premium karena yang medium belum tersedia. “Kalau ada yang murah tentunya konsumen beli yang murah,” tukasnya.
Kepala Cabang Bulog Surabaya, Sugeng Hardono mengaku memang ada keterlambatan distribusi penyaluran beras medium ke pedagang. Hal itu dikarenakan Bulog Cabang Surabaya menambah jaringan distribusi dan penambahan stok di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.
“Jadi masalah waktu penyaluran saja. Tapi kami menjamin stok aman, tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Sugeng memastikan bahwa hari ini (Senin 12/2/2024) siang stok sudah akan tersedia kembali. “Pasar Wonokromo kami dropping 200 ton untuk hari ini saja,” tuturnya.
Kenaikan harga itu untuk beras premium yang harganya saat ini mencapai Rp 17.500 per kilogram. Sementara beras medium Bulog harga masih di angka Rp 10.900 per kilogram. Namun sejak seminggu terakhir beberapa pasar mengaku kehabisan stok.
“Sudah seminggu habis stoknya. Kita masih menunggu dari Bulog untuk distribusi ke sini,” kata salah satu pedagang Pasar Wonokromo, Priyanto.
Diakui Priyanto saat berdialog dengan tim KPPU dan dinas terkait, konsumen terpaksa membeli beras premium karena yang medium belum tersedia. “Kalau ada yang murah tentunya konsumen beli yang murah,” tukasnya.
Kepala Cabang Bulog Surabaya, Sugeng Hardono mengaku memang ada keterlambatan distribusi penyaluran beras medium ke pedagang. Hal itu dikarenakan Bulog Cabang Surabaya menambah jaringan distribusi dan penambahan stok di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.
“Jadi masalah waktu penyaluran saja. Tapi kami menjamin stok aman, tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Sugeng memastikan bahwa hari ini (Senin 12/2/2024) siang stok sudah akan tersedia kembali. “Pasar Wonokromo kami dropping 200 ton untuk hari ini saja,” tuturnya.