Adab-Adab Berdoa, Cara Cepat supaya Dikabulkan Allah
Fajar adhitya
Sabtu, 04 September 2021 - 05:00 WIB
Ilustrasi berdoa dan berdzikir. (Foto: iStock).
Seorang Muslim harus menunjukkan adab-adab baik saat berdoa, sesuai tuntunan Rasulullah. Dengan mempraktikkan cara tersebut, permohonan akan cepat dikabulkan Allah.
Sebelum berdoa, seorang muslim hendaknya membersihkan hati, banyak memohon ampun kepada Allah serta mengikhlaskan niat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya.
Selain memperbanyak istigfar, seorang Muslim juga bisa memulai memuja-muji Allah atas permintaannya, yakni dengan menyebut nama-nama Allah, semisal memohon rezeki dengan menyebut "Ya Razaq", memohon ampunan dengan mengucap "Ya Ghaffar, Ghaffur".
Baca Juga: Tiga Waktu Terbaik Berdoa, Salah Satunya Hari Jumat setelah Ashar
Berdoa sebaiknya dilakukan dengan menghadap kiblat. Sebagaimana hadits Rasulullaah, dari Jabir, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim).
Selain itu saat mengajukan permohonan, bisa dengan cara mengangkat tangan. Tuntunan ini disampaikan Salman, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Tuhan kalian itu malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan)." (HR Abu Daud dan Tirmidzi).
Sebelum berdoa, seorang muslim hendaknya membersihkan hati, banyak memohon ampun kepada Allah serta mengikhlaskan niat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya.
Selain memperbanyak istigfar, seorang Muslim juga bisa memulai memuja-muji Allah atas permintaannya, yakni dengan menyebut nama-nama Allah, semisal memohon rezeki dengan menyebut "Ya Razaq", memohon ampunan dengan mengucap "Ya Ghaffar, Ghaffur".
Baca Juga: Tiga Waktu Terbaik Berdoa, Salah Satunya Hari Jumat setelah Ashar
Berdoa sebaiknya dilakukan dengan menghadap kiblat. Sebagaimana hadits Rasulullaah, dari Jabir, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim).
Selain itu saat mengajukan permohonan, bisa dengan cara mengangkat tangan. Tuntunan ini disampaikan Salman, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Tuhan kalian itu malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan)." (HR Abu Daud dan Tirmidzi).