Gandeng TNI AL, Pemprov Jabar Vaksinasi Santri Pesantren Suryalaya
Ahmad zuhdi
Sabtu, 04 September 2021 - 09:15 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat bersama santri dalam agenda vaksinasi di Ponpes Suryalaya Tasikmalaya (foto: Humas Pemprov Jabar)
Pemerintah Provinsi Jabar bekerjasama dengan TNI AL mengadakan vaksinasi di Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Vaksinasi terus dilakukan dalam rangka mengejar target 37 juta warga divaksin hingga Desember 2021 sesuai ketetapan Pemerintah Pusat.
"Oleh karena itu kami mengundang para relawan dan lembaga yang ingin melaksanakan vaksin mending kadieu ka Jawa Barat," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).
Ia terus mengimbau masyarakat agar mau divaksin. Vaksin bukan untuk menjaga diri sendiri saja tapi untuk kepentingan semua masyarakat. "Ya justru itu vaksin maksimal menurunkan kasus juga sangat luar biasa. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan Desember vaksin selesai, Covid-19 pun habis di Jawa Barat," ujar Wagub yang dijuluki Panglima Santri Jawa Barat ini.
Sementara Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Laut Yudo Margono menuturkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 menargetkan para santri yang sebentar lagi mulai proses belajar mengajar tatap muka. Tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar ponpes pun bisa mengikuti vaksinasi.
"Kenapa kita pilih di sini, karena di sini tempatnya anak-anak sedang dalam proses belajar mengajar. Tentunya mereka berkumpul untuk belajar mengajar, makanya kita vaksin supaya mereka sehat semuanya," tutur Yudo.
"Demikian juga untuk masyarakat sekitar, harapannya dengan ponpes ini kita vaksin masyarakat sekitar juga bersama-sama mau divaksin sehingga nanti laju vaksinasi di Jawa Barat ini segera terlaksana 100 persen," lanjutnya.
Pada awalnya, kata Yudo, Angkatan Laut menyasar masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kampung nelayan. Tapi kemudian sasaran meluas ke pondok pesantren, universitas, dan sekolah-sekolah.
"Oleh karena itu kami mengundang para relawan dan lembaga yang ingin melaksanakan vaksin mending kadieu ka Jawa Barat," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).
Ia terus mengimbau masyarakat agar mau divaksin. Vaksin bukan untuk menjaga diri sendiri saja tapi untuk kepentingan semua masyarakat. "Ya justru itu vaksin maksimal menurunkan kasus juga sangat luar biasa. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan Desember vaksin selesai, Covid-19 pun habis di Jawa Barat," ujar Wagub yang dijuluki Panglima Santri Jawa Barat ini.
Sementara Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Laut Yudo Margono menuturkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 menargetkan para santri yang sebentar lagi mulai proses belajar mengajar tatap muka. Tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar ponpes pun bisa mengikuti vaksinasi.
"Kenapa kita pilih di sini, karena di sini tempatnya anak-anak sedang dalam proses belajar mengajar. Tentunya mereka berkumpul untuk belajar mengajar, makanya kita vaksin supaya mereka sehat semuanya," tutur Yudo.
"Demikian juga untuk masyarakat sekitar, harapannya dengan ponpes ini kita vaksin masyarakat sekitar juga bersama-sama mau divaksin sehingga nanti laju vaksinasi di Jawa Barat ini segera terlaksana 100 persen," lanjutnya.
Pada awalnya, kata Yudo, Angkatan Laut menyasar masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kampung nelayan. Tapi kemudian sasaran meluas ke pondok pesantren, universitas, dan sekolah-sekolah.