Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia.
Pemerintah Provinsi Jabar bekerjasama dengan TNI AL mengadakan vaksinasi di Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Vaksinasi terus dilakukan dalam rangka mengejar target 37 juta warga divaksin hingga Desember 2021.
Program vaksinasi di pesantren dinilai sangat strategis. Sebab, pesantren merupakan sebuah ekosistem. Selain kiai, ustaz, dan santri, tercakup di dalamnya juga masyarakat sekitar pesantren.
Vaksinasi tersebut merupakan kerjasama antara PMDG dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Ponorogo. Sejak awal Covid-19, PMDG sangat serius menangani wabah dengan tujuan agar keselamatan jiwa santri-santriwati dan para asatidz.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang. Total santri yang divaksinasi sejumlah 4.500 santri.
Vaksinasi santri di pondok pesantren terus berlanjut. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan bahwa vaksinasi untuk santri sangat penting. Dari jumlah total 18.000 pesantren di Indonesia, 12.000 ada di Jabar.
Komandan Distrik Militer 0814/Jombang Letnan Kolonel (Inf) Triyono mengatakan, Kodam V/Brawijaya menggelar serbuan vaksinasi di 63 pesantren yang terdapat di Jawa Timur. Kodam menyiapkan 38.000 dosis vaksin untuk pesantren-pesantren itu.
Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah Cipulus Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat menggelar vaksinasi 1000 santri. Vaksinasi massal dilakukan dalam rangka menyambut pembelajaran tatap muka.