LANGIT7.ID, Jombang - Komandan Distrik Militer 0814/Jombang Letnan Kolonel (Inf) Triyono mengatakan, Kodam V/Brawijaya menggelar serbuan vaksinasi di 63 pesantren yang terdapat di Jawa Timur. Kodam menyiapkan 38.000 dosis vaksin untuk pesantren-pesantren itu.
Salah satu pesantren yang menjadi target program ini adalah Pondok Pesantren Tebuireng. Santri Tebuireng yang mengikuti vaksinasi massal, mulai dari siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) Abdurahman Wahid Hasyim, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Syafi’iyah, serta jajaran pengurus dan pembina pondok pesantren.
Program tersebut digelar di halaman kampus C Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY), pada Rabu (25/8/2021). Sebelum melakukan vaksinasi, tenaga kesehatan melakukan skrining untuk mengetahui tensi darah, kondisi kesehatan, dan keadaan fisik. Setelah dinyatakan lolos skrining, santri-santri Tebuireng antri untuk mendapatkan vaksinasi.
“Ada 38.000 vaksin yang sudah disiapkan oleh Kodam, 4.500 disiapkan untuk Pesantren Tebuireng,” kata Letkol TNI Priyono, melansir Tebuireng Online.
Vaksinasi massal itu ditinjau langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Forkopimda Jombang.
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekap Hadi Tjahjanto berpesan tentang pentingnya peran Kiai dan Ulama dalam menekan penyebaran Covid-19. Sebab mereka menjadi teladan santri dan umat Islam secara umum.
(jqf)