Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 14 Juni 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Alumni Pesantren Tebuireng Diminta Jihad Islahi Melalui Pendidikan, Ekonomi dan Pemberdayaan

tim langit 7 Ahad, 19 Mei 2024 - 09:00 WIB
Alumni Pesantren Tebuireng Diminta Jihad Islahi Melalui Pendidikan, Ekonomi dan Pemberdayaan
Wapres RI Maruf Amin menerima kunjungan Pengurus Presidium Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Presnas Ikapete) di rumah dinas Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat,
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Alumni Pesantren Tebuireng diharapkan bisa melakukan jihad islahi (perbaikan, keselamatan, dan perdamaian) untuk masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Jihad islahi bisa dilakukan lewat berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, politik dan pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan jaringan alumni Tebuireng seluruh Indonesia sebagai modal utama.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin saat menerima kunjungan Pengurus Presidium Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Presnas Ikapete) di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2024).

"Yang sekarang itu, jihad islahi melalui ekonomi, ponsep-konsep pemberdayaan, pendidikan, bahkan politik,” katanya.

Baca juga:Cara Rasulullah SAW Didik Putra-Putrinya untuk Tak Banggakan Nasab

Kiai Ma'ruf menambahkan, era sekarang sudah bukan zamannya jika jihad bagi umat Islam dilakukan dengan perang fisik atau jihad qitali. Tetapi lebih baik melakukan jihad pemikiran atau jihad islahi. Karena jihad islahi lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan kerugian besar.

Untuk merebut kekuasaan, jihad di era sekarang bisa dilakukan dengan berkiprah di bidang politik. Dengan politik, seseorang punya legitimasi yang sah untuk mengelola negara beserta keuangannya. Karena tujuan utama jihad yaitu kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

"Bagaimanapun politik itu penting, sebab sekarang yang menentukan undang-undang dan segala macamnya kan politik, melalui partai politik di legislatif, termasuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden itu melalui partai politik,” jelasnya.

Kiai Ma'ruf yang juga alumnus Pesantren Tebuireng ini mengatakan, jihad islahi yang dilakukan haruslah tidak menyimpang dari ajaran Islam yaitu Al-Qur'an dan hadits. Islam menjadi ruh dan inspirasi dalam jihad islahi, dalam membangun ekonomi dan sebagainya.

Sebagai Wapres RI, Kiai Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa tantangan globalisasi saat ini semakin berat dan kompleks, termasuk melawan pemikiran- pemikiran yang bertentangan dengan syariat Islam.

“Bagaimana kita membangun ekonomi yang masyru’ah (sesuai syariat). Bagaimana hal ini diinstitusionalisasi, karena selama ini gerakannya hanya pribadi-pribadi saja. Tebuireng harus mengambil langkah untuk itu,” imbuhnya.

Langkah pertama dalam jihad islahi, kata Kiai Ma'ruf, Ikapete harus membangun pergerakan dan pemikiran di berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, baik di lingkup nasional maupun global. Sehingga alumni Tebuireng punya gambaran awal arah jihadnya.

Harapan besarnya, alumni Tebuireng bisa mengembangkan konsep besar pembangunan umat yang bersumber dari nilai-nilai pesantren seperti gotong royong, tenggang rasa, persatuan, ilmiah dan lain sebagainya.

“Alumni Tebuireng sudah bagus, sudah ada lembaganya, tapi (perlu dikembangkan) bagaimana itu menghasilkan konsep, menghasilkan gerakan,” ujarnya.

Menurut Wapres, pesan untuk jihad islahi ini juga berlaku untuk generasi muda Tebuireng, khususnya yang masih belajar di Tebuireng untuk menegakkan konsep Islam yang maslahat bagi seluruh alam atau rahmatan lil ’alamin. Suatu ajaran yang sudah dicontohkan oleh KH M. Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, dan tokoh Tebuireng lainnya.

IKAPETE telah memiliki 80 pengurus cabang dan 17 wilayah se-Indonesia, serta lima pengurus cabang internasional (PCI) di Mesir, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, dan Turki. “Alumni Tebuireng ini saya kira harus membangun pikiran- pikiran besar, konsep- konsep besar, minimal kita menjaga (konsep syariah), sebagaimana dulu Nahdlatul Ulama dibangun untuk menjaga paham Ahlussunah wal Jamaah,” tutupnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 14 Juni 2024
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan