Ramadhan dan Optimalisasi Zakat Infaq Shodaqoh
Tim langit 7
Jum'at, 15 Maret 2024 - 11:00 WIB
Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur, M. Masud Said.
M. Mas’ud Said
Ketua Ikatan Sarjana Bahdlatul Ulama Jawa Timur,
Direktur Pascasarjana Unisma
Ramadhan adalah bulan istimewa, bulan dimana ummat Islam dianjurkan untuk menerbar kebaikan karena bulan puasa adalah bulan kasih sayang dan waktu terbaik untuk memperbanyak sedekah.
Secara hakikat puasa Ramadhan tak hanya soal pengendalihan waktu makan dan minum, atau menghindari larang sebegaimana dalam fiqih konvesional puasa, namun pasti hubungannya dengan peningkatan bathiniah; kesalehan sosial.
Dalam beberapa kitab fiqih, dikenal bahwa salah satu nama yang lekat dengan bulan Ramadhan adalah syahrul Jud; yaitu bulan memberi, disamping dikenal sebagai syahrul muwassah yaitu bulan bermurah tangan dan bulan memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan. Puasa dengan kesalehan adalah puasa yang lebih baik.
Baca juga:Ramadhan Sebagai Bulan Transformasi-02
Ketua Ikatan Sarjana Bahdlatul Ulama Jawa Timur,
Direktur Pascasarjana Unisma
Ramadhan adalah bulan istimewa, bulan dimana ummat Islam dianjurkan untuk menerbar kebaikan karena bulan puasa adalah bulan kasih sayang dan waktu terbaik untuk memperbanyak sedekah.
Secara hakikat puasa Ramadhan tak hanya soal pengendalihan waktu makan dan minum, atau menghindari larang sebegaimana dalam fiqih konvesional puasa, namun pasti hubungannya dengan peningkatan bathiniah; kesalehan sosial.
Dalam beberapa kitab fiqih, dikenal bahwa salah satu nama yang lekat dengan bulan Ramadhan adalah syahrul Jud; yaitu bulan memberi, disamping dikenal sebagai syahrul muwassah yaitu bulan bermurah tangan dan bulan memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan. Puasa dengan kesalehan adalah puasa yang lebih baik.
Baca juga:Ramadhan Sebagai Bulan Transformasi-02