War Takjil Ramadhan, Cara Netizen Ungkap Harmonisasi antar Agama di Indonesia
Esti setiyowati
Selasa, 19 Maret 2024 - 05:00 WIB
ilustrasi
Berburu atau war takjil tengah trending di jagat media sosial. Tradisi ini rutin terjadi di saat Ramadhan.
Secara etimologis takjil dalam bahasa Arab berarti umum menyegerakan, tidak terikat dengan puasa.
Namun pengertian takjil di Indonesia diartikan secara lebih luas lagi sebagai kudapan untuk berbuka puasa.
Berburu takjil lazim terjadi saat bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini umumnya dilakukan umat Islam sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
Belakangan kebiasaan berburu takjil tak hanya dilakukan oleh umat Muslim saja tetapi juga penganut agama lain atau non Islam. Mereka yang tidak berpuasa ikut antusias menyambut takjil Ramadhan.
Baca juga:Cicip Segarnya Puding Santan dan Koktail Mangga Sisca Soewitomo untuk Buka Puasa
Bahkan menurut aduan warganet di media sosial, umat non Islam memborong kudapan puasa tersebut mulai dari jam 3 sore.
Secara etimologis takjil dalam bahasa Arab berarti umum menyegerakan, tidak terikat dengan puasa.
Namun pengertian takjil di Indonesia diartikan secara lebih luas lagi sebagai kudapan untuk berbuka puasa.
Berburu takjil lazim terjadi saat bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini umumnya dilakukan umat Islam sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
Belakangan kebiasaan berburu takjil tak hanya dilakukan oleh umat Muslim saja tetapi juga penganut agama lain atau non Islam. Mereka yang tidak berpuasa ikut antusias menyambut takjil Ramadhan.
Baca juga:Cicip Segarnya Puding Santan dan Koktail Mangga Sisca Soewitomo untuk Buka Puasa
Bahkan menurut aduan warganet di media sosial, umat non Islam memborong kudapan puasa tersebut mulai dari jam 3 sore.