home global news

Januari-Agustus 2021, Bio Farma Distribusikan 129 Juta Vaksin ke Seluruh Indonesia

Sabtu, 04 September 2021 - 23:13 WIB
Indonesia kembali kedatangan vaksin tahap ke-49 berupa 207.000 dosis vaksin jadi AstraZeneca, Sabtu (4/9/2021). Foto: Humas Kemenkominfo
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang farmasi, Bio Farma telah mendistribusikan vaksin Covid-19 sebanyak 129.891.072 selama periode Januari hingga Agustus 2021. Sekretaris perusahaan sekaligus Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan vaksin tersebut didistribusikan ke semua daerah di Indonesia sesuai alokasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Bambang merinci untuk keseluruhan vaksin Covid-19 yang sudah terdistribusi tersebut terdiri atas vaksin Covid-19 Bio Farma 90.368.340 dosis, AstraZeneca (Covax, B2B, dan hibah) 16.518.784 dosis, CoronaVac 1 dosis sebanyak 3 juta dosis, Moderna 7.563.318 dosis, Coronavac 2 dosis 9.990.344, dan Sinopharm (hibah) sebanyak 499.886 dosis.Menurutnya, vaksin ada yang didapat langsung secara bilateral dengan perusahaan maupun melalui mekanisme dose share antara Pemerintah Indonesia dengan negara lain.

Baca Juga:Vaksin Dosis Dua di Indonesia, Pencapaian Baru 38 Juta Lebih Warga

"Vaksin Covid-19 yang didistribusikan terdiri dari berbagai macam platform dari beberapa produsen," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Dia menjelaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kemenkes untuk mendistribusikan sesuai prioritas dan sasaran daerah yang telah ditetapkan. Selain itu, kata dia, dalam pendistribusian tetap harus memperhatikan ketersediaan atau stok vaksin yang siap didistribusikan.

"Atau sudah mendapatkan lot rilis dari Badan POM," ucapnya.

Baca Juga:Mencermati Efek Samping Pasca Vaksinasi, Mana yang Wajar dan Mana yang Tidak?
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bio farma kemenkes vaksin covid-19 vaksinasi covid-19 bambang heriyanto
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya