10 Poin Tausiyah MUI untuk Umat Jelang Idul Fitri 1445 H
Tim langit 7
Selasa, 09 April 2024 - 01:00 WIB
ilustrasi
Pendakwah Husein Ja'far Al Hadar atau Jabib Ja'far menekankan bahwa peremajaan sarana sanitasi masjid agar lingkungan tempat ibadah bersih dan nyaman sangat penting.
Menurut Habib Ja'far hal tersebut sejalan dengan hukum Islam untuk selalu menjaga kebersihan dan kesucian diri.
“Seorang muslim selalu dianjurkan untuk berwudhu dan menjaga wudhu-nya. Artinya, tubuh harus selalu bersih, terutama di bulan Ramadhan ini yang di dalamnya banyak sekali ibadah siang dan malam,” kata Habib Ja’far dikutip dalam siaran pers, Senin (8/4/2024).
Dengan terjaganya kebersihan dan kesucian lingkungan rumah ibadah, Habib Ja'far berharap Islam tidak lagi dipandang dengan hal-hal tidak baik, seperti tidak bersih, tidak disiplin dalam penggunaan air, dan tidak mampu merawat sarana dan prasarana rumah ibadah, melainkan menjadi agama yang menjunjung tinggi nilai kebersihan dan kesucian diri.
Baca juga:Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 10 April 2024, Berikut Lokasi Shalat Idul Ffitri dan Khatib
“Harapannya, kita menjadi pribadi yang bersih agar citra Islam tidak dicitrakan dengan hal-hal aneh, seperti kotor, tidak disiplin, atau mubazir. Kita ingin menjadi seorang muslim yang sebenar-benarnya, seperti menjaga kebersihan dan kesucian,” tambahnya.
Pernyataan Habib Ja'far tersebut terkait dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) GB Sanitaryware di Masjid Nurul Hida, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2024) lalu.
Menurut Habib Ja'far hal tersebut sejalan dengan hukum Islam untuk selalu menjaga kebersihan dan kesucian diri.
“Seorang muslim selalu dianjurkan untuk berwudhu dan menjaga wudhu-nya. Artinya, tubuh harus selalu bersih, terutama di bulan Ramadhan ini yang di dalamnya banyak sekali ibadah siang dan malam,” kata Habib Ja’far dikutip dalam siaran pers, Senin (8/4/2024).
Dengan terjaganya kebersihan dan kesucian lingkungan rumah ibadah, Habib Ja'far berharap Islam tidak lagi dipandang dengan hal-hal tidak baik, seperti tidak bersih, tidak disiplin dalam penggunaan air, dan tidak mampu merawat sarana dan prasarana rumah ibadah, melainkan menjadi agama yang menjunjung tinggi nilai kebersihan dan kesucian diri.
Baca juga:Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 10 April 2024, Berikut Lokasi Shalat Idul Ffitri dan Khatib
“Harapannya, kita menjadi pribadi yang bersih agar citra Islam tidak dicitrakan dengan hal-hal aneh, seperti kotor, tidak disiplin, atau mubazir. Kita ingin menjadi seorang muslim yang sebenar-benarnya, seperti menjaga kebersihan dan kesucian,” tambahnya.
Pernyataan Habib Ja'far tersebut terkait dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) GB Sanitaryware di Masjid Nurul Hida, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2024) lalu.