Wisata Halal Kosovo, Banyak Masjid Peninggalan Ottoman Kuno
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 10 Juli 2021 - 05:31 WIB
Masjid peninggalan Sultan Ottoman di Prestine, Kosovo. (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kosovo saat ini menjadi negara muslim terbesar yang ada di benua Eropa. Kehadiran Utsmaniyah yang telah menguasai Kosovo membuat Agama Islam semakin berkembang hingga menjadi agama mayoritas 95,6% dari seluruh penduduknya.
Awalnya, Kosovo merupakan bagian dari Negara Serbia sebelum akhirnya memerdekakan diri pada 20 Februari 2008 silam. Meski menyandang predikat negara termuda di benua Eropa, Kosovo memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi.
Berikut adalah beberapa destinasi wisata terbaik di Kosovo yang dirangkum Langit7.id.
Masjid Kekaisaran
Terletak di Pristina, Masjid Kekaisaran dibangun pada tahun 1690 oleh Sultan Ottoman, yang tak lain adalah Sultan Mehmet II Fatih atau Muhammad Al Fatih. Masjid Kekaisaran memiliki interior bangunan yang sangat megah dan indah. Beragam bentuk mosaik yang menghiasi masjid itu menyita perhatian para wisatawan yang berkunjung ke Kosovo.
Masjid Hadum
Masjid Hadum Kosovo dibangun pada dekade terakhir abad ke-16 (1594-1595) dan dibiayai oleh Hadum Sylejman Efendia - Hadum Aga. Masjid berbentuk persegi panjang itu memiliki bentuk klasik gaya Islam-Kosovar.
Awalnya, Kosovo merupakan bagian dari Negara Serbia sebelum akhirnya memerdekakan diri pada 20 Februari 2008 silam. Meski menyandang predikat negara termuda di benua Eropa, Kosovo memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dikunjungi.
Berikut adalah beberapa destinasi wisata terbaik di Kosovo yang dirangkum Langit7.id.
Masjid Kekaisaran
Terletak di Pristina, Masjid Kekaisaran dibangun pada tahun 1690 oleh Sultan Ottoman, yang tak lain adalah Sultan Mehmet II Fatih atau Muhammad Al Fatih. Masjid Kekaisaran memiliki interior bangunan yang sangat megah dan indah. Beragam bentuk mosaik yang menghiasi masjid itu menyita perhatian para wisatawan yang berkunjung ke Kosovo.
Masjid Hadum
Masjid Hadum Kosovo dibangun pada dekade terakhir abad ke-16 (1594-1595) dan dibiayai oleh Hadum Sylejman Efendia - Hadum Aga. Masjid berbentuk persegi panjang itu memiliki bentuk klasik gaya Islam-Kosovar.