Ketum MUI: Kesehatan adalah Anugerah bagi Manusia
Ahmad zuhdi
Ahad, 05 September 2021 - 15:00 WIB
Ilustrasi nikmat sehat
Islam melalui ayat-ayat Alquran mewajibkan untuk menjaga keselamatan manusia, dalam kasus pandemi, kesehatan masyarakat adalah hal yang wajib dijaga. Demikian disampaikan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Akhyar, dikutip melalui laman resmi MUI, Ahad (6/9).
"Kesehatan adalah nikmat anugerah bagi manusia. Di tengah pandemi, menjaga kesehatan adalah hal yang harus diutamakan. Bahkan dalam kondisi normal pun, menjaga kesehatan wajib didahulukan," ujar kyai Mif.
Baca juga:MUI: Sertifikasi Halal adalah Fatwa Tertulis untuk Lindungi Konsumen Muslim
Pengasuh Pondok Pesantren Miftakhus Sunnah Surabaya itu mengatakan, berkewajiban menjaga keselamatan manusia, juga berarti berkewajiban menjaga kesehatan manusianya atau al-muhaafadhatu ‘alaa shihhatil insaan. Ia menyampaikan kesehatan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang dianugerahkan pada kita. Sebab itu, kesehatan perlu dijaga dan disyukuri.
Dia menukilkan riwayat dari sahabat Abdullah bin Abbas RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ.
Ada dua nikmat (yang) mayoritas manusia tertipu dengan dua nikmat itu. (Yakni) tidak menggunakan kedua nikmat itu pada apa tujuan sebenarnya. Saat dia sehat, tidak digunakan (dengan baik) kesehatannya atau tidak dijaganya hingga tertimpa suatu penyakit. Dan kekosongan waktu, kesempatan.
"Kesehatan adalah nikmat anugerah bagi manusia. Di tengah pandemi, menjaga kesehatan adalah hal yang harus diutamakan. Bahkan dalam kondisi normal pun, menjaga kesehatan wajib didahulukan," ujar kyai Mif.
Baca juga:MUI: Sertifikasi Halal adalah Fatwa Tertulis untuk Lindungi Konsumen Muslim
Pengasuh Pondok Pesantren Miftakhus Sunnah Surabaya itu mengatakan, berkewajiban menjaga keselamatan manusia, juga berarti berkewajiban menjaga kesehatan manusianya atau al-muhaafadhatu ‘alaa shihhatil insaan. Ia menyampaikan kesehatan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang dianugerahkan pada kita. Sebab itu, kesehatan perlu dijaga dan disyukuri.
Dia menukilkan riwayat dari sahabat Abdullah bin Abbas RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ.
Ada dua nikmat (yang) mayoritas manusia tertipu dengan dua nikmat itu. (Yakni) tidak menggunakan kedua nikmat itu pada apa tujuan sebenarnya. Saat dia sehat, tidak digunakan (dengan baik) kesehatannya atau tidak dijaganya hingga tertimpa suatu penyakit. Dan kekosongan waktu, kesempatan.