Momen Mengharukan, Wisudawan ITS Wafat Menjelang Wisuda
Tim langit 7
Ahad, 21 April 2024 - 06:00 WIB
(dari kiri) Ayahanda almarhum Muhammad Burhanudin, Sudjoko bersama Titisari Haruming Tyas dan suaminya saat menghadiri perhelatan Wisuda ke-129 ITS untuk mewakili almarhum
Suasana haru menyelimuti momen upacara wisuda di hari pertama perhelatan Wisuda ke-129 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Graha Sepuluh Nopember ITS, Sabtu (20/4/2024). Keharuan ini terutama dirasakan keluarga dari Muhammad Burhanudin, wisudawan S1 dari Departemen Teknik Sipil yang telah wafat beberapa hari sebelum wisuda.
Menurut informasi, mendiang Muhammad Burhanudin ini mengalami kecelakaan lalu lintas di sekitar Terminal Osowilangon, perbatasan Surabaya – Gresik pada 30 Maret 2024 lalu. Mendiang mengalami kecelakaan dengan menabrak sebuah truk saat berkendara sendiri pada malam hari dalam perjalanannya ke Gresik.
Titisari Haruming Tyas, kakak satu-satunya almarhum yang turut hadir pada upacara wisuda tersebut membagikan perjuangan adiknya yang kerap disapa Udin ini untuk bisa meraih gelar sarjana. Perempuan yang akrab dipanggil Titis ini merasa salut dan bangga atas kegigihan mendiang adiknya yang berhasil lulus dari Departemen Teknik Sipil ITS dalam kurun waktu hanya 3,5 tahun.
Baca juga:Raih IPK 3,82, Mahasiswi Berhijab Ini Jadi Wisudawan Terbaik Sarjana Terapan ITS
Jerih payah serta pengorbanan yang telah dikeluarkan oleh mendiang Udin berhasil terbayarkan dengan gelar sarjana yang resmi disandangnya pada gelaran wisuda tersebut. “Yang saya salut dari dia itu orangnya nggak pernah mengeluh, selalu bersyukur,” ungkap Titis bangga dengan kegigihan mendiang adiknya.
Tak hanya itu, Titis pun menyampaikan bahwa Udin yang terlahir di Kediri, 19 Juli 2002 merupakan anak yang tekun dan berbakti kepada kedua orang tuanya, yakni pasangan Sudjoko dan Deni Puji Restanti. Hal ini terlihat dalam keaktifannya selama berkuliah dengan mengikuti berbagai organisasi dan meraih juara dalam beberapa kompetisi. Antara lain menjadi juara 3 Analisis Geoteknik Civil National Expo dan juara harapan 1 National Geotechnic Competition Civil Week 2023.
Dalam menuntaskan tugas akhirnya, Titis beserta kedua orang tuanya pun turut mendukung bungsu dari dua bersaudara tersebut dengan selalu memberikan semangat dan kasih sayang. Hingga pada akhirnya, Udin berhasil menuntaskan tugas akhirnya dalam waktu yang singkat serta meraih predikat cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82. “Jadi dia bener-bener pengen ngebanggain orang tuanya banget dan itu yang bikin orang tua saya bangga banget sama dia,” ucapnya penuh haru.
Menurut informasi, mendiang Muhammad Burhanudin ini mengalami kecelakaan lalu lintas di sekitar Terminal Osowilangon, perbatasan Surabaya – Gresik pada 30 Maret 2024 lalu. Mendiang mengalami kecelakaan dengan menabrak sebuah truk saat berkendara sendiri pada malam hari dalam perjalanannya ke Gresik.
Titisari Haruming Tyas, kakak satu-satunya almarhum yang turut hadir pada upacara wisuda tersebut membagikan perjuangan adiknya yang kerap disapa Udin ini untuk bisa meraih gelar sarjana. Perempuan yang akrab dipanggil Titis ini merasa salut dan bangga atas kegigihan mendiang adiknya yang berhasil lulus dari Departemen Teknik Sipil ITS dalam kurun waktu hanya 3,5 tahun.
Baca juga:Raih IPK 3,82, Mahasiswi Berhijab Ini Jadi Wisudawan Terbaik Sarjana Terapan ITS
Jerih payah serta pengorbanan yang telah dikeluarkan oleh mendiang Udin berhasil terbayarkan dengan gelar sarjana yang resmi disandangnya pada gelaran wisuda tersebut. “Yang saya salut dari dia itu orangnya nggak pernah mengeluh, selalu bersyukur,” ungkap Titis bangga dengan kegigihan mendiang adiknya.
Tak hanya itu, Titis pun menyampaikan bahwa Udin yang terlahir di Kediri, 19 Juli 2002 merupakan anak yang tekun dan berbakti kepada kedua orang tuanya, yakni pasangan Sudjoko dan Deni Puji Restanti. Hal ini terlihat dalam keaktifannya selama berkuliah dengan mengikuti berbagai organisasi dan meraih juara dalam beberapa kompetisi. Antara lain menjadi juara 3 Analisis Geoteknik Civil National Expo dan juara harapan 1 National Geotechnic Competition Civil Week 2023.
Dalam menuntaskan tugas akhirnya, Titis beserta kedua orang tuanya pun turut mendukung bungsu dari dua bersaudara tersebut dengan selalu memberikan semangat dan kasih sayang. Hingga pada akhirnya, Udin berhasil menuntaskan tugas akhirnya dalam waktu yang singkat serta meraih predikat cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82. “Jadi dia bener-bener pengen ngebanggain orang tuanya banget dan itu yang bikin orang tua saya bangga banget sama dia,” ucapnya penuh haru.