home global news

Terkontaminasi Stainless Steel, 1,6 Juta Vaksin Moderna Ditarik di Jepang

Ahad, 05 September 2021 - 21:06 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Moderna. Foto: Langit7.id/iStock
Lebih dari 1,6 juta dosis vaksin Moderna akan ditarik di Jepang karena mengandung zat asing. Diduga zat asing yang dimaksud muncul akibat kontaminasi stainless steel atau baja tahan karat di beberapa botol kemasan vaksin.

Lantas, Moderna Inc dan mitra penjualan sekaligus distributor di Jepang, Takeda Pharmaceutical Co Ltd, memutuskan untuk menarik vaksin tersebut. Pihak Moderna mengklaim, kontaminasi stainless steel kemungkinan terjadi saat produksi.

Baca Juga:Kemenkes Tegaskan Dosis Vaksin Ke-3 untuk Nakes, Bukan Masyarakat Umum

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jepang mengumumkan pekan lalu bahwa vaksin Moderna tidak digunakan karena telah terkontaminasi. Kementerian kemudian mengumumkan bahwa penggunaan sekitar 1,6 juta dosis vaksin Moderna yang diproduksi di Spanyol ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan.

Takeda menyatakan, sebagai tindakan pencegahan demi keamanan, vaksin yang dihasilkan dari jalur produksi yang sama di Spanyol juga akan ditangguhkan di Jepang. Masalah kontaminasitersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah dua warga Jepang meninggal setelah menerima suntikan vaksin Moderna, yang diyakini terkontaminasi partikel logam.

Baca Juga:Jakarta Siapkan 200.060 Dosis Vaksin Moderna untuk Umum

"Stainless steel secara rutin digunakan pada katup jantung, penggantian sendi dan jahitan logam dan staples. Dengan demikian, tidak diharapkan bahwa injeksi partikel yang diidentifikasi dalam batch di Jepang ini akan mengakibatkan peningkatan risiko medis," kata Takeda dan Moderna, seperti dikutip Reuters.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
vaksin covid-19 meninggal dunia moderna jepang vaksinasi covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya