Awas! Berikut Resiko Medis Jika Wanita Memilih Childfree
Redaksi
Senin, 06 September 2021 - 07:31 WIB
ilustrasi pasutri memilih childfree (foto: langit7.id/istock)
Pilihan untuk tidak memiliki anak atau childfree masih marak diperbincangkan. Tidak memiliki keturunan, padahal mampu secara biologis dapat memberi beberapa dampak negatif secara medis. Kebanyakan para wanita yang mengidap tumor dan kanker rahim, adalah mereka yang tidak memiliki anak atau yang memiliki hanya satu orang anak.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K). Ia mengungkapkan bahwa childfree memiliki sejumlah dampak kesehatan hingga risiko biologis, terutama bagi wanita.
"Seberapa kita mau memenuhi hak kita, tetap perlu diimbangi dengan seberapa dalam kita mempertimbangkan dan memutuskan hak tersebut dengan sudah tahu konsekuensi dan plus-minusnya," kata dr. Hasto, Ahad (5/9/2021).
"Jangan hanya karena kita bebas menentukan, tapi tidak mengetahui resikonya. Banyaklah membaca, karena lebih baik tahu duluan sebelum mengambil keputusan," ujarnya menambahkan.
Dari sisi biologis, dr. Hasto mengatakan kebanyakan para wanita yang mengidap tumor dan kanker rahim, adalah mereka yang tidak memiliki anak atau yang memiliki hanya satu orang anak.
"Mereka yang mengidap tumor rahim, (risiko) lebih cenderung meningkat pada mereka yang nuliparitas (tidak punya anak, atau punya anak satu)," kata dr. Hasto.
Pun dengan tumor dan kanker payudara. dr. Hasto mengatakan, tumor dan kanker payudara cenderung banyak menyerang wanita yang tidak menyusui.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K). Ia mengungkapkan bahwa childfree memiliki sejumlah dampak kesehatan hingga risiko biologis, terutama bagi wanita.
"Seberapa kita mau memenuhi hak kita, tetap perlu diimbangi dengan seberapa dalam kita mempertimbangkan dan memutuskan hak tersebut dengan sudah tahu konsekuensi dan plus-minusnya," kata dr. Hasto, Ahad (5/9/2021).
"Jangan hanya karena kita bebas menentukan, tapi tidak mengetahui resikonya. Banyaklah membaca, karena lebih baik tahu duluan sebelum mengambil keputusan," ujarnya menambahkan.
Dari sisi biologis, dr. Hasto mengatakan kebanyakan para wanita yang mengidap tumor dan kanker rahim, adalah mereka yang tidak memiliki anak atau yang memiliki hanya satu orang anak.
"Mereka yang mengidap tumor rahim, (risiko) lebih cenderung meningkat pada mereka yang nuliparitas (tidak punya anak, atau punya anak satu)," kata dr. Hasto.
Pun dengan tumor dan kanker payudara. dr. Hasto mengatakan, tumor dan kanker payudara cenderung banyak menyerang wanita yang tidak menyusui.