3 Tokoh Muslim Ini Getol Suarakan Anti-Kekerasan
Tim langit 7
Selasa, 07 Mei 2024 - 12:00 WIB
KH Abdurrahman Wahid, KH Ahmad Hasyim Muzadi dan Grand Syekh Ahmad Thayyeb dikenal sebagai tokoh yang aktif kampanyekan anti kekerasan.Foto/NU Online
Merasakan hidup di dunia penuh kedamaian tanpa adanya kekerasan menjadi impian umat manusia. Tidak heran, banyak tokoh berupaya menciptakan kondisi tersebut. Sebutlah Abraham Lincoln, Mahatma Gandhi, Martin Luther, Nelson Mandella yang namanya dikenang sejarah sebagai tokoh-tokoh yang terus mengampanyekan anti-kekerasan.
Selain mereka, dari pihak Islam juga didapati banyak tokoh yang juga ikut aktif menyuarakan dunia diisi tanpa tindak kriminal dan kekerasan.
Setidaknya ada 3 tokoh muslim di era kontemporer yang penulis catat di antaranya sebagai berikut.
1. KH Abdurrahman Wahid
KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur merupakan tokoh yang aktif menyuarakan perdamaian. Tidak hanya skala nasional tapi juga internasional. Gagasan pemikirannya ini terlihat dari beragam penolakannya terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan radikalisme, terutama yang menyudutkan Islam.
Baca juga:Muslim Terkaya, Ada Pengusaha Semen Hingga Bumper Truk
Gus Dur tampil meluruskan persoalan yang terus merendahkan Islam itu. Bagi mantan ketua Umum PBNU ini, permasalahan kekerasan bukan terletak pada agama Islam itu sendiri, melainkan oknum-oknum tertentu yang telah salah menafsirkan teks-teks keagamaan.
Selain mereka, dari pihak Islam juga didapati banyak tokoh yang juga ikut aktif menyuarakan dunia diisi tanpa tindak kriminal dan kekerasan.
Setidaknya ada 3 tokoh muslim di era kontemporer yang penulis catat di antaranya sebagai berikut.
1. KH Abdurrahman Wahid
KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur merupakan tokoh yang aktif menyuarakan perdamaian. Tidak hanya skala nasional tapi juga internasional. Gagasan pemikirannya ini terlihat dari beragam penolakannya terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan radikalisme, terutama yang menyudutkan Islam.
Baca juga:Muslim Terkaya, Ada Pengusaha Semen Hingga Bumper Truk
Gus Dur tampil meluruskan persoalan yang terus merendahkan Islam itu. Bagi mantan ketua Umum PBNU ini, permasalahan kekerasan bukan terletak pada agama Islam itu sendiri, melainkan oknum-oknum tertentu yang telah salah menafsirkan teks-teks keagamaan.