PT Jasamarga Transjawa Tol Catatkan Laba Bersih Rp6,86 Triliun di 2023
Tim langit 7
Jum'at, 17 Mei 2024 - 18:00 WIB
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 di Jakarta, Kamis (16/5/2024).Foto/ist
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,88 triliun. Laba tersebut diungkapkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 di Jakarta Kamis (16/5/2024).
Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp4,95 triliun meningkat 40% dari tahun 2022. Sejalan dengan pengendalian beban usaha baik beban Sumber Daya Manusia, beban operasi maupun beban umum dan administrasi, Perusahaan berhasil membukukan EBITDA sebesar Rp4.0 triliun, meningkat 42% lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Jumlah ekuitas sebesar 29,80 triliun meningkat 70% dari tahun sebelumya sebesar Rp17,57 triliun dan jumlah aset sebesar Rp60,97 triliun meningkat cukup signifikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp26,04 triliun
Kinerja positif perusahaan juga terlihat dari volume lalu lintas harian yang meningkat sepanjang tahun 2023. Di tahun tersebut, PT JTT mencatat realisasi volume lalu lintas kendaraan mencapai Rp409,6 juta transaksi atau meningkat 2,63% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Baca juga:Kewajiban Sertifikasi Halal Produk UMK Ditunda hingga Oktober 2026
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan inisiatif strategis yang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan portofolio bisnis Perseroan.
”PT JTT melakukan serangkaian inisiatif strategis guna meningkatkan daya saingnya dan mencapai keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Salah satunya yaitu dengan melakukan optimalisasi atas asetnya melalui konsolidasi 3 (tiga) ruas jalan tol yaitu Ruas Tol Batang-Semarang, Ruas Tol Solo-Ngawi dan Ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri sejak Juli 2023,” jelas Ria.
Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp4,95 triliun meningkat 40% dari tahun 2022. Sejalan dengan pengendalian beban usaha baik beban Sumber Daya Manusia, beban operasi maupun beban umum dan administrasi, Perusahaan berhasil membukukan EBITDA sebesar Rp4.0 triliun, meningkat 42% lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Jumlah ekuitas sebesar 29,80 triliun meningkat 70% dari tahun sebelumya sebesar Rp17,57 triliun dan jumlah aset sebesar Rp60,97 triliun meningkat cukup signifikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp26,04 triliun
Kinerja positif perusahaan juga terlihat dari volume lalu lintas harian yang meningkat sepanjang tahun 2023. Di tahun tersebut, PT JTT mencatat realisasi volume lalu lintas kendaraan mencapai Rp409,6 juta transaksi atau meningkat 2,63% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Baca juga:Kewajiban Sertifikasi Halal Produk UMK Ditunda hingga Oktober 2026
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan inisiatif strategis yang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan portofolio bisnis Perseroan.
”PT JTT melakukan serangkaian inisiatif strategis guna meningkatkan daya saingnya dan mencapai keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Salah satunya yaitu dengan melakukan optimalisasi atas asetnya melalui konsolidasi 3 (tiga) ruas jalan tol yaitu Ruas Tol Batang-Semarang, Ruas Tol Solo-Ngawi dan Ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri sejak Juli 2023,” jelas Ria.