home global news

Afrika Selatan Desak ICJ Gencatan Senjata Di Gaza, dan Hentikan Serangan Israel di Rafah

Jum'at, 17 Mei 2024 - 15:23 WIB
Delegasi Afrika Selatan dan Israel duduk di depan para hakim ICJ pada sidang di mana Afrika Selatan meminta tindakan darurat baru terhadap Israel karena serangannya terhadap Rafah.

LANGIT7.ID-, Den Haag- - Afrika Selatan mendesak Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) untuk memerintahkan Israel menghentikan serangannya terhadap Rafah dalam konteks tuduhan genosida Israel terhadap warga Palestina.

Afrika Selatan, yang mengajukan kasusnya pada bulan Januari atas perang Israel di Gaza, sedang mengupayakan tindakan darurat tambahan atas serangan mereka di Rafah, sebuah kota di Jalur Gaza selatan di mana lebih dari satu juta pengungsi Palestina mencari perlindungan dari serangan Israel di wilayah lain daerah kantong tersebut.

Mereka mengatakan kepada pengadilan di Den Haag pada Kamis bahwa rakyat Palestina sedang menghadapi “pemusnahan yang berkelanjutan” dan serangan terhadap Rafah adalah “bagian dari akhir kehancuran Gaza”.

Israel terus melanjutkan serangannya di Rafah meskipun terdapat “peringatan eksplisit” bahwa serangan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi “genosida”, kata pengacara Afrika Selatan Tembeka Ngcukaitobi.

Israel, yang menolak klaim Afrika Selatan bahwa mereka melanggar Konvensi Genosida 1949 karena dianggap tidak berdasar, akan memberikan tanggapan pada hari Jumat.

Beberapa menit sebelum sidang pengadilan dibuka, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan operasi di Rafah yang banyak dikritik “akan terus berlanjut seiring dengan masuknya pasukan tambahan” ke wilayah tersebut.

Rafah adalah kota kecil yang penuh dana sesak, dimana ratusan ribu warga Palestina berlindung di tenda-tenda dan menghadapi penyebaran penyakit yang cepat serta kekurangan makanan dan air bersih. Satu-satunya rumah sakit di wilayah tersebut telah ditutup, hanya menyisakan fasilitas kecil yang kini kewalahan.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
konflik palestina israel bela palestina genosida
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya