home masjid

Masjid Alit Ki Ageng Gribig, Pusat Dakwah di Lereng Gunung Merapi

Senin, 06 September 2021 - 20:45 WIB
Masjid Alit Ki Ageng Gribig, pusat dakwah di lereng Gunung Merapi. (Foto: Istimewa).
Masjid Alit Ki Ageng Gribig merupakan pusat dakwah di lereng Gunung Merapi. Lokasinya berada di Jatinom, sebelah timur laut Klaten, Jawa Tengah (Jateng).

Masjid Alit Ki Ageng Gribig memiliki sejarah cukup panjang. Ki Ageng Gribig saat itu dianggap sebagai waliyullah zaman Mataram Islam dan merupakan keturunan raja terakhir dari Raja Majapahit yang bernama Brawijaya V.

Ia berhasil membuka hutan belantara jati di lereng Gunung Merapi menjadi pemukiman dan memulai dakwah Islam di tanah Jawa. Lokasi syiarnya berada di Jatinom, terletak di timur laut Kalten, pada jalur utama yang menghubungkan antara Klaten dan Boyolali.

Dalam rangka menyebarkan Islam, Ki Ageng mendirikan sebuah masjid di Jatinom yang kini dikenal sebagai Masjid Alit Ki ageng Gribig. Menurut tutur masarakat setempat, masjid ini pertama kali dibangun ulama yang bernama asli Syeikh Wasibagna Timur itu.

Retno Kartini Savitaningrum Imansyah dalam Deskripsi Masjid Alit Ki Ageng Gribig dan Dakwah Kultural Awal di Klaten, Jawa Tengah (2015), masjid ini dibangun oleh Ki Ageng Gribig pada abad 17 Masehi atau pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645 M). Namun tahun pasti pendiriannya tidak diketahui.

"Karena tidak ada catatan atau inskripsi yang memuat tahun pendiriannya. Inskripsi yang ada hanyalah bertutur tentang tahun pemugaran oleh masyarakat yang dilakukan pada tahun 1862 M," tulis Retno.

Baca Juga: Usia Hampir Setengah Abad, Masjid Baiturahman Semarang Direnovasi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid sejarah masjid klaten gunung merapi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya