FKPT Jatim Ajak Gembira Beragama Antisipasi Radikalisme di Sumenep
Tim langit 7
Kamis, 06 Juni 2024 - 15:00 WIB
kegiatan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep
Kehidupan keberagaan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur cukup kondusif selama ini. Namun, dari karakter masyarakat dan letak geografnya patut mendapat perhatian serius, terutama dari sisi kecenderungan akan bahaya radikalisme dan terorisme.
Untuk itu, diadakan Gembira Beragama kegiatan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep, Rabu 5 Juni 2024. Tajuk “Gembira Beragama” singkatan dari Gerakan Muda Bangga Bernegara dan Beragama.
Dalam kegiatan ini, menghadirkan pembicara Prof Andi Faisal Bakti, MA PhD (Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah), Syaiful Rachman dari BNPT. Bupati Sumenep Achmad Fausi SH MH turut hadir pada acara yang disertai praktik podcast dipandu Muchamad Arifi SAg MAg, instruktur nasional Moderasi Beragama Kemenag RI.
Baca juga:Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun dari BSI, Pengamat Menduga Ada Sesuatu
Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jatim Prof Dr Hj Hesti Armiwulan SH MHum mengingatkan masyarakat akan bahaya radikalisme dan terorisme. Dua bahaya ini lebih diawali dengan sikap intoleransi.
"Namun, persoalan radikalisme dan terorisme bisa diantisipasi dengan budaya melaui penguatan kearifan lokal. Kearifan masyarakat setempat menjadi bagian penting yang terpelihara sehingga kita saling menghargai, tolerans terhadap setiap perbedaan," tuturnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyambut baik kehadiran FKPT Jatim dan BNPT yang mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga ketenangan masyarakat dan kelestarian budaya dengan menjaga keharmonisan dan sikap saling tenggang rasa atau toleransi.
Untuk itu, diadakan Gembira Beragama kegiatan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep, Rabu 5 Juni 2024. Tajuk “Gembira Beragama” singkatan dari Gerakan Muda Bangga Bernegara dan Beragama.
Dalam kegiatan ini, menghadirkan pembicara Prof Andi Faisal Bakti, MA PhD (Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah), Syaiful Rachman dari BNPT. Bupati Sumenep Achmad Fausi SH MH turut hadir pada acara yang disertai praktik podcast dipandu Muchamad Arifi SAg MAg, instruktur nasional Moderasi Beragama Kemenag RI.
Baca juga:Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun dari BSI, Pengamat Menduga Ada Sesuatu
Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jatim Prof Dr Hj Hesti Armiwulan SH MHum mengingatkan masyarakat akan bahaya radikalisme dan terorisme. Dua bahaya ini lebih diawali dengan sikap intoleransi.
"Namun, persoalan radikalisme dan terorisme bisa diantisipasi dengan budaya melaui penguatan kearifan lokal. Kearifan masyarakat setempat menjadi bagian penting yang terpelihara sehingga kita saling menghargai, tolerans terhadap setiap perbedaan," tuturnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyambut baik kehadiran FKPT Jatim dan BNPT yang mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga ketenangan masyarakat dan kelestarian budaya dengan menjaga keharmonisan dan sikap saling tenggang rasa atau toleransi.