Hujan Legakan Para Jemaah di Tengah Cuaca Ekstrem Saat Jalani Hari-hari Terakhir Ibadah Haji
Nabil
Selasa, 18 Juni 2024 - 07:54 WIB
Hujan Legakan Para Jemaah di Tengah Cuaca Ekstrem Saat Jalani Hari-hari Terakhir Ibadah Haji
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Hujan turun di atas Mekkah pada hari Senin, memberikan kelegaan bagi jemaah haji yang sedang melaksanakan hari kedua lempar jumrah, ritual simbolis melempari setan. Namun, panasnya cuaca di siang hari tetap menyebabkan ribuan jemaah mengalami dehidrasi saat menyelesaikan ibadah haji.
Hari-hari terakhir haji tahun ini bertepatan dengan perayaan Idul Adha oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Lempar jumrah dilakukan di Mina, sebuah dataran gurun di luar kota Mekkah, Arab Saudi. Pelemparan ketiga dijadwalkan pada hari Selasa, sebelum jemaah melakukan Tawaf Wada atau mengelilingi Kakbah di Mekkah untuk terakhir kalinya.
Ibadah haji merupakan salah satu dari Lima Rukun Islam. Semua umat Muslim wajib menunaikan haji setidaknya sekali seumur hidup jika mampu secara fisik dan finansial.
Menurut pejabat Arab Saudi, lebih dari 1,83 juta umat Muslim menunaikan ibadah haji pada tahun 2024, sedikit lebih rendah dari angka tahun lalu yaitu 1,84 juta.
Rangkaian ibadah haji sebagian besar mengenang kisah Nabi Ibrahim, putranya Nabi Ismail, dan ibu Ismail yaitu Hajar, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran.
Ibadah haji tahun ini berlangsung di tengah cuaca panas yang menyengat. Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi melaporkan bahwa pada pukul 2 siang, suhu di Mekkah dan tempat-tempat suci di sekitarnya mencapai 48 derajat Celsius (118 derajat Fahrenheit).
Hari-hari terakhir haji tahun ini bertepatan dengan perayaan Idul Adha oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Lempar jumrah dilakukan di Mina, sebuah dataran gurun di luar kota Mekkah, Arab Saudi. Pelemparan ketiga dijadwalkan pada hari Selasa, sebelum jemaah melakukan Tawaf Wada atau mengelilingi Kakbah di Mekkah untuk terakhir kalinya.
Ibadah haji merupakan salah satu dari Lima Rukun Islam. Semua umat Muslim wajib menunaikan haji setidaknya sekali seumur hidup jika mampu secara fisik dan finansial.
Menurut pejabat Arab Saudi, lebih dari 1,83 juta umat Muslim menunaikan ibadah haji pada tahun 2024, sedikit lebih rendah dari angka tahun lalu yaitu 1,84 juta.
Rangkaian ibadah haji sebagian besar mengenang kisah Nabi Ibrahim, putranya Nabi Ismail, dan ibu Ismail yaitu Hajar, sebagaimana tercantum dalam Al-Quran.
Ibadah haji tahun ini berlangsung di tengah cuaca panas yang menyengat. Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi melaporkan bahwa pada pukul 2 siang, suhu di Mekkah dan tempat-tempat suci di sekitarnya mencapai 48 derajat Celsius (118 derajat Fahrenheit).