Boris Becker VS Toni Nadal Berdebat Soal Alcaraz-Sinner, Siapa Yang Terbaik
Tim langit 7
Senin, 24 Juni 2024 - 21:14 WIB
Boris Becker VS Toni Nadal Berdebat Soal Alcaraz-Sinner, Siapa Yang Terbaik
LANGIT7.ID-Jakarta; Petenis legend, Boris Becker dan pelatih andalan yang juga paman Rafael Nadal, Toni Nadal sedang terlibat perdebatan tentang siapa petenis masa depan yang terbaik. Apakah Carlos Alcaraz atau Jannick Sinner.
Baik Boris Becker maupun Toni Nadal sama sama memberikan pandangan masing masing siapa yang dianggap paling unggul di antara kedua pemain muda bertalenta tersebut.
Toni Nadal dengan percaya diri berpendapat bahwa Alcaraz lebih baik daripada Sinner, namun Becker merasa pandangan Toni itu terlalu terburu buru. “mustahil untuk mengatakan siapa di antara dua pemain yang akan mendominasi tenis” pada tahap awal ini," ujar Boris.
Alcaraz dan Sinner adalah dua bintang muda ATP terkemuka dan mereka telah memisahkan diri dari rival mereka dalam kelompok usia yang sama musim ini.
Duo ini adalah satu-satunya pria yang lahir setelah pergantian abad yang memenangkan gelar Grand Slam, dengan Daniil Medvedev menjadi juara grand slam termuda berikutnya pada usia 28 tahun.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner didukung untuk memberikan 'final Wimbledon yang hebat' oleh mantan peringkat 4 dunia, Danil Medcedev maupun Boris dan Toni.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner 'memiliki kaliber yang sama' dengan Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer
Baik Boris Becker maupun Toni Nadal sama sama memberikan pandangan masing masing siapa yang dianggap paling unggul di antara kedua pemain muda bertalenta tersebut.
Toni Nadal dengan percaya diri berpendapat bahwa Alcaraz lebih baik daripada Sinner, namun Becker merasa pandangan Toni itu terlalu terburu buru. “mustahil untuk mengatakan siapa di antara dua pemain yang akan mendominasi tenis” pada tahap awal ini," ujar Boris.
Alcaraz dan Sinner adalah dua bintang muda ATP terkemuka dan mereka telah memisahkan diri dari rival mereka dalam kelompok usia yang sama musim ini.
Duo ini adalah satu-satunya pria yang lahir setelah pergantian abad yang memenangkan gelar Grand Slam, dengan Daniil Medvedev menjadi juara grand slam termuda berikutnya pada usia 28 tahun.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner didukung untuk memberikan 'final Wimbledon yang hebat' oleh mantan peringkat 4 dunia, Danil Medcedev maupun Boris dan Toni.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner 'memiliki kaliber yang sama' dengan Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer