Sekjen PBB Sebut Kebijakan Israel di Tepi Barat Mengancam Solusi Dua Negara
Nabil
Kamis, 18 Juli 2024 - 08:09 WIB
Sekjen PBB Sebut Kebijakan Israel di Tepi Barat Mengancam Solusi Dua Negara
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kebijakan Israel terhadap Tepi Barat mengancam prospek solusi dua negara dengan Palestina, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Rabu.
Kekerasan dan penangkapan meningkat tajam di wilayah pendudukan Israel sejak pecahnya perang Gaza akibat serangan Hamas pada 7 Oktober.
Melalui langkah-langkah administratif dan hukum, Israel sedang mengubah geografi Tepi Barat, kata Guterres dalam pernyataan yang dibacakan oleh kepala stafnya, Courtenay Rattray, selama pertemuan Dewan Keamanan.
Ekspansi pemukiman diperkirakan akan semakin cepat karena penyitaan lahan besar-besaran di daerah-daerah strategis dan perubahan dalam perencanaan, pengelolaan lahan, dan tata kelola, tambah Guterres.
"Perkembangan terbaru ini seperti menancapkan pasak ke jantung prospek solusi dua negara," kata kepala PBB tersebut.
Dia mengatakan Israel sedang mengambil langkah-langkah untuk memperluas kedaulatannya atas Tepi Barat.
Guterres mengatakan Israel telah mengambil langkah-langkah hukuman terhadap Otoritas Palestina dan melegalkan lima pos terdepan Israel di Tepi Barat.
Kekerasan dan penangkapan meningkat tajam di wilayah pendudukan Israel sejak pecahnya perang Gaza akibat serangan Hamas pada 7 Oktober.
Melalui langkah-langkah administratif dan hukum, Israel sedang mengubah geografi Tepi Barat, kata Guterres dalam pernyataan yang dibacakan oleh kepala stafnya, Courtenay Rattray, selama pertemuan Dewan Keamanan.
Ekspansi pemukiman diperkirakan akan semakin cepat karena penyitaan lahan besar-besaran di daerah-daerah strategis dan perubahan dalam perencanaan, pengelolaan lahan, dan tata kelola, tambah Guterres.
"Perkembangan terbaru ini seperti menancapkan pasak ke jantung prospek solusi dua negara," kata kepala PBB tersebut.
Dia mengatakan Israel sedang mengambil langkah-langkah untuk memperluas kedaulatannya atas Tepi Barat.
Guterres mengatakan Israel telah mengambil langkah-langkah hukuman terhadap Otoritas Palestina dan melegalkan lima pos terdepan Israel di Tepi Barat.