home global news

Klaim Vaksin Pertama Kali Ditemukan di Era Turki Utsmani, Begini Kisahnya

Rabu, 08 September 2021 - 19:17 WIB
Manuskrip sertifikat vaksin di era Turki Utsmani. Foto: Istimewa
Belakangan masyarakat diramaikan dengan beredarnya sertifikat vaksin pada 1721 Masehi masa Khilafah Islamiyah Turki Utsmani. Masyarakat saat itu yang sudah vaksinasi cacar mendapatkan sertifikat layaknya seperti yang terjadi saat ini akibat pandemi Covid-19.

Sertifikat vaksin saat itu juga menuliskan identitas pribadi hingga tanggal kembali untuk vaksin selanjutnya. Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (Insists) Dr Henri Shalahuddin angkat bicara terkait beredarnya sertifikat vaksin masa Khilafah Islamiyah Turki Utsmani.

Baca Juga:Mantab Berhijrah, Penjaga Gawang PSIS Joko Ribowo Kini Lebih Tenang

Dia mengaku, belum bisa memastikan secara langsung tentang keabsahan berita sertifikasi vaksin yang dikeluarkan pemerintah Turki Utsmani tersebut. "Sebab di Istanbul saja ada sekitar 1,5 juta manuskrip zaman Turki Utsmani," kata Ustadz Henri dikutip dari laman resmi Insists, Rabu (8/9/2021).

"Tetapi peneliti Yunani seperti Kyriakoussis dan kawan-kawan pada Januari 2021 menerbitkan artikel mereka bertema Vaccination of The Ethnic Greeks Against Smallpox in The Ottoman Empire. Artikel ini menjelaskan keabsahan gambar manuskrip dokumen vaksin di Turki Utsmani tersebut. Bahkan mereka menyertakan enam gambar dokumen yang menjelaskan bukti dan sertifikat keluarga yang sudah divaksin di wilayah Turki Utsmani pada 1903 dan 1913," ungkapnya.

Ustadz Henri menerangkan, metode penyembuhan wabah cacar saat itu diwarisi Turki Utsmani dari Dinasti Seljuk. Sementara, menurut Doktor Rafat Osman, Turki Utsmani saat itu menggunakan metode variolasi, yaitu menyuntikkan virus cacar kepada orang yang tidak terinfeksi.

Baca Juga:Berawal dari Jamaah Shalawat, Berdiri Pesantren Darul Falah
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
utsmani vaksinasi wabah cacar lady mary w montagu variolasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya