BRI Beberkan 4 Jurus Jitu Tangkal Serangan Siber
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam era digital yang semakin berkembang, ancaman siber menjadi perhatian utama bagi industri perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), salah satu bank terbesar di Indonesia, telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks. Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga Mahanana Nugraha, mengungkapkan empat strategi utama yang diterapkan BRI untuk menjaga keamanan data nasabah.
Strategi pertama yang diterapkan BRI adalah threat monitoring dan intelijen secara proaktif. BRI mengoperasikan Security Operation Center yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu untuk memantau ancaman yang mungkin terjadi. Selain itu, BRI juga menjalin kerjasama dengan para peneliti keamanan dan institusi infosec yang terpercaya dan profesional.
"Kami bekerjasama dengan sekuriti researchers dan institusi infosec yang bona fit dan profesional. Jadi yang benar-benar punya pengalaman, punya latar belakang yang kuat. Kami tidak bekerjasama hanya dengan influencers dan content creator saja, tapi juga dengan lembaga-lembaga yang mumpuni," jelas Arga dalam webinar, Kamis (25/7/2024).
Baca Juga:
BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi
BRI Siap Hadapi Kebijakan Restrukturisasi Kredit Pasca-Covid
Langkah kedua yang diambil BRI adalah melakukan audit keamanan dan penilaian secara rutin. Ini termasuk penetration testing yang dilakukan setiap kali ada pengembangan baru atau produk baru yang diluncurkan. BRI juga melibatkan pihak ketiga yang independen untuk melakukan red teaming dan blue teaming.