Potensi Bencana Limbah B3 Tinggi, DLH Pasuruan Gandeng PPLI dan DESI Simulasi Kedaruratan
Tim langit 7
Selasa, 30 Juli 2024 - 14:44 WIB
Kegiatan Simulasi Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3 di lapangan Pondok Metal, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (30/7/2024).
Tingkat kerawanan bencana alam dan non alam di Indonesia sangat tinggi. Potensi bencana bisa terjadi sewaktu-waktu. Penanggulangan bencana menjadi tanggungjawab pemerintah.
Salah satu jenis bencana non alam yang perlu diwaspadai adalah potensi paparan risiko bencana Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).
"Kabupaten Pasuruan saat ini memiliki kurang lebih 1.464 industri baik skala besar maupun kecil. Tentu hal ini memiliki potensi terjadinya kedaruratan yang tinggi," ujar Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony di sela Simulasi Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3 di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (30/7/2024).
Baca juga:Muhammadiyah Pilih Pendekatan Bayani, Burhani, dan Irfani dalam Merespon Persoalan
Mengantisipasi potensi kedaruratan yang mungkin terjadi, DLH menginisiasi kegiatan simulasi menghadapi bencana pencemaran B3 dengan melibatkan berbagai unsur baik pemerintah maupun swasta.
Untuk mendukung kegiatan tersebut selain melibatkan unsur negara seperti BPBD, kepolisian dan pemadam kebakaran, DLH juga menggandeng dua perusahaan pengolah limbah B3, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan PT Dowa Eco System Indonesia (DESI).
Kedua perusahaan asal negeri sakura Jepang tersebut dianggap sudah berpengalaman dan konsisten dalam industri pengolahan limbah B3 di Indonesia.
Salah satu jenis bencana non alam yang perlu diwaspadai adalah potensi paparan risiko bencana Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).
"Kabupaten Pasuruan saat ini memiliki kurang lebih 1.464 industri baik skala besar maupun kecil. Tentu hal ini memiliki potensi terjadinya kedaruratan yang tinggi," ujar Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony di sela Simulasi Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3 di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (30/7/2024).
Baca juga:Muhammadiyah Pilih Pendekatan Bayani, Burhani, dan Irfani dalam Merespon Persoalan
Mengantisipasi potensi kedaruratan yang mungkin terjadi, DLH menginisiasi kegiatan simulasi menghadapi bencana pencemaran B3 dengan melibatkan berbagai unsur baik pemerintah maupun swasta.
Untuk mendukung kegiatan tersebut selain melibatkan unsur negara seperti BPBD, kepolisian dan pemadam kebakaran, DLH juga menggandeng dua perusahaan pengolah limbah B3, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan PT Dowa Eco System Indonesia (DESI).
Kedua perusahaan asal negeri sakura Jepang tersebut dianggap sudah berpengalaman dan konsisten dalam industri pengolahan limbah B3 di Indonesia.