Arab Saudi Ijinkan Kepemilikan Asing 100 di Semua Sektor Bisnis
Tim langit 7
Rabu, 31 Juli 2024 - 08:11 WIB
Kerajaan Saudi mengizinkan 100% kepemilikan asing di sebagian besar sektor bisnis, yang merupakan faktor penting dalam menarik investasi internasional.
Wakil Menteri Perdagangan Saudi dan CEO National Competitiveness Center (NCC) Dr. Eman Al-Mutairi mencatat bahwa Kerajaan Saudi mengizinkan 100% kepemilikan asing di sebagian besar sektor bisnis, yang merupakan faktor penting dalam menarik investasi internasional.
Hal ini disoroti dalam Forum Bisnis Saudi-Korea pada hari Selasa, di mana Menteri Perdagangan Dr. Majid Al-Qasabi menekankan bahwa Visi Arab Saudi 2030 telah menghasilkan diversifikasi ekonomi yang substansial, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif, dan mendorong inovasi di berbagai sektor bisnis.
Forum tersebut, dihadiri oleh Duta Besar Saudi untuk Korea Sami Al-Sadhan dan sekitar 400 perwakilan dari sektor publik dan swasta, menggarisbawahi hubungan perdagangan strategis antara Arab Saudi dan Korea.
Baca juga:BRI Kembali Ditunjuk KSEI Sebagai Bank Pembayaran dan Bank Administrator RDN
Al-Qasabi menyoroti upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dengan mencatat bahwa volume perdagangan antara kedua negara mencapai $35 miliar dari tahun 2019 hingga 2023. Selain itu, 174 catatan komersial telah dikeluarkan untuk perusahaan Korea hingga April lalu.
Menteri Perdagangan Korea Dr. Inkyo Cheong menekankan perluasan kemitraan ekonomi dan perdagangan Saudi-Korea di sektor-sektor penting seperti otomotif dan pembuatan kapal, serta bidang-bidang baru seperti AI, pusat data, dan kota pintar.
Ia juga mencatat pertumbuhan di bidang jasa perdagangan dan menekankan bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas Korea-GCC akan meningkatkan kerja sama ekonomi ke tingkat yang baru.
Hal ini disoroti dalam Forum Bisnis Saudi-Korea pada hari Selasa, di mana Menteri Perdagangan Dr. Majid Al-Qasabi menekankan bahwa Visi Arab Saudi 2030 telah menghasilkan diversifikasi ekonomi yang substansial, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif, dan mendorong inovasi di berbagai sektor bisnis.
Forum tersebut, dihadiri oleh Duta Besar Saudi untuk Korea Sami Al-Sadhan dan sekitar 400 perwakilan dari sektor publik dan swasta, menggarisbawahi hubungan perdagangan strategis antara Arab Saudi dan Korea.
Baca juga:BRI Kembali Ditunjuk KSEI Sebagai Bank Pembayaran dan Bank Administrator RDN
Al-Qasabi menyoroti upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dengan mencatat bahwa volume perdagangan antara kedua negara mencapai $35 miliar dari tahun 2019 hingga 2023. Selain itu, 174 catatan komersial telah dikeluarkan untuk perusahaan Korea hingga April lalu.
Menteri Perdagangan Korea Dr. Inkyo Cheong menekankan perluasan kemitraan ekonomi dan perdagangan Saudi-Korea di sektor-sektor penting seperti otomotif dan pembuatan kapal, serta bidang-bidang baru seperti AI, pusat data, dan kota pintar.
Ia juga mencatat pertumbuhan di bidang jasa perdagangan dan menekankan bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas Korea-GCC akan meningkatkan kerja sama ekonomi ke tingkat yang baru.